Kejurprov Tirnonadi Fight I/2019, Ajang Kemunculan Petinju Solo Raya

tinju-terminal1
BERTARUNG: Petinju Karanganyar Fajar Nugroho dan Faiza Fitrah Nurwahid bertarung keras pada semifinal Kejurprov Tinju Amatir Jateng di Terminal Bus Tirtonadi Solo, Kamis (18/7) petang.

SOLO,suaramerdekasolo.com – Para petinju dari berbagai kota/kabupaten di Solo Raya bermunculan di arena Kejurprov Tinju Amatir Jateng yang diselenggarakan di lantai atas Terminal Bus Tirtonadi, Senin-Sabtu (15-20/7). Sebagian dari mereka melaju pada ajang bertajuk Tirtonadi Fight I/2019 tersebut, hingga partai final yang digelar Jumat (19/7) malam.

‘’Memang ajang ini bisa menjadi arena munculnya bibit-bibit petinju muda di eks Karesidenan Surakarta. Selain Solo, para atlet muda dari Sragen, Karanganyar dan Sukoharjo juga hadir,’’ kata ketua panitia kejurprov, Jonathan ‘’Gembong’’ Prasetyo Nugroho.

Jumlah petinju dari Solo Raya yang turut beradu pukul dalam kejuaraan amatir tersebut mencapai puluhan orang dari total 174 atlet yang bertarung. Menurutnya, hanya tiga daerah yang tidak menurunkan atletnya yakni Klaten, Boyolali dan Wonogiri.

‘’Padahal Wonogiri dan Boyolali punya petinju. Mungkin ada beberapa alasan, sehingga daerah-daerah itu tidak mengirimkan petinjunya pada kejuaraan ini,’’ tambah Gembong yang juga manajer Sasana Sparta Tirtonadi Boxing Solo itu.

tinju-terminal2
TELAK: Petinju Karanganyar Fajar Nugroho melancarkan pukulan telak ke Faiza Fitrah Nurwahid (Brebes) pada semifinal Kejurprov Tinju Amatir Jateng di Terminal Bus Tirtonadi Solo, Kamis (18/7) petang. (suaramerdekaos0lo.com/Setyo Wiyono)

Ke Final

Tiga atlet dari sasana tersebut melaju ke final. Mereka adalah Jery yang turun di kelas 46 kg, Amos Gombo (81 kg) dan Willis Boy Riripoy (91 kg), semuanya turun di kategori elite putra. Amos melaju ke pertarungan puncak usai menundukkan Fajar Setyo Utomo dari Karanganyar pada fase semifinal, sedangkan Willis mengalahkan Marsudi Setiawan dari Kebumen.

‘’Tapi petinju Sparta, Isaack Corputty kalah di semifinal dari David Samuel Kolano Lonto dari Sasana Rambo Semarang di kelas 75 kg putra,’’ tutur Gembong yang juga penasihat Pengkot Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Solo.

Petinju lain dari Solo yang menuju duel puncak antara lain Jalu Aji (Sasana Han) yang mengalahkan Aldof Pakpahan (PDB Semarang) di semifinal 69 kg dan Mustajib Al (Sasana Eagle) usai menundukkan M Rizki Nur Ikhwan (Tegal) di semifinal 49 kg.

Sementara itu petinju dari daerah sekitar Solo yang lolos final adalah Musa Cahyadi dari Sukoharjo, setelah menyisihkan Charles Perpetua (Grobogan) di semifinal 52 kg elite putra. Di kategori youth, petinju Karanganyar Fajar Nugroho (kelas 69 kg) dan Fadil Fajar Juritno (75 kg), serta atlet Sukoharjo Muhamad Krisna Sanubari (kelas 52 kg), juga melenggang ke pertandingan final.(Setyo Wiyono)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here