Sensasi Gua Kandangan, Bibir Gua Langsung Menghadap Laut Selatan

Gua-Kandangan-wonogiri
GUA KANDANGAN : Seorang pengunjung berdiri di mulut Gua Kandangan, yang berada di Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

*Objek Wisata Perawan di Ujung Wonogiri

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Selain memiliki pantai yang dihiasi tebing-tebing karst terjal nan eksotis, pantai-pantai di Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jateng juga mempunyai gua-gua unik dan menarik. Salah satunya Gua Kandangan di Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito.
 
Gua tersebut berada di tebing bukit, dekat pantai Paranggupito. Gua Kandangan terbilang menarik karena mulut guanya menghadap ke laut selatan. Dengan demikian, pengunjung bisa beristirahat dan berteduh di dalam gua sambil menikmati keindahan Samudera Indonesia.
 
Untuk mencapainya, pengunjung bisa mengambil jalur lewat Dusun Ngringin, Desa Paranggupito. Sesampainya di rumah paling ujung dusun tersebut, perjalanan dilanjutkan melalui jalan makadam, tetapi masih bisa dilewati kendaraan roda empat.
 
Setelah sekitar satu kilometer melalui jalan bermakadam, pengunjung akan menjumpai Telaga Tangkil. Kendaraan diparkir di tepi telaga tersebut, setelah itu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke arah selatan sekitar setengah kilometer.
 
Pemerhati wisata alam asal Kabupaten Wonogiri, Gunar Setyawan mengatakan, jalur menuju gua berupa jalan setapak di tepi tebing bukit. “Jalurnya agak naik dan masih tertutup semak-semak,” katanya.
 
Pemandangan eksotis pantai
 
Namun, rasa lelah selama perjalanan akan segera sirna ketika kaki sudah menginjak mulut gua. Angin laut yang sepoi dan pemandangan eksotis pantai-pantai karst membuat ingin terus berlama-lama di Gua Kandangan.
 
Selain Gua Kandangan, ada obyek menarik lain di dekat lokasi tersebut. Yakni Tanjung Congor, sebuah daratan yang menjorok ke lautan dengan punggung tebing yang cukup datar. Terkadang, beberapa pemancing mengambil tempat di atas punggung Tanjung Congor untuk melemparkan kail. “Biasanya pemancing pakai teknik casting untuk memancing ikan barakuda atau layur,” terangnya.
 
Sutimin (50) warga sekitar menuturkan, Gua Kandangan maupun Tanjung Congor belum banyak dikunjungi orang. Hanya terkadang ada beberapa pemancing yang mengambil tempat di punggung Tanjung Congor. (Khalid Yogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here