Kejuaraan Tinju Tirtonadi Fight, Musa Cahyadi Tetap Bertaji

tinju-terminal5
MENGELAK: Petinju Sukoharjo Musa Cahyadi (kiri) mengelak dari pukulan Maulana Kemal paa final kelas 52 kg Kejurprov Tinju Amatir Jateng di Terminal Bus Tirtonadi Solo, Jumat (19/7) malam.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasoolo.com –Petinju Musa Cahyadi masih bertaji. Pada Kejurprov Tinju Amatir Jateng di Terminal Bus Tirtonadi Solo, pekan lalu. Musa yang turun membela tim Sukoharjo tersebut menang atas Maulana Kemal (Sasana BHR) dalam pertarungan final kelas 52 kg elite putra.

‘’Kondisi fisik dan kemampuan Musa tetap terasah dengan baik. Maka dia bisa memenangi duel di partai final,’’ kata ketua panitia pelaksana kejurprov, Jonathan ‘’Gembong’’ Prasetyo Nugroho, Minggu (21/7).

Petinju peraih medali emas pada Pra-PON 2015 di Surabaya tersebut memang memperlihatkan kerapatan double cover dan kelincahannya menghindar, serta perpaduan gerakan langkahnya. Sementara serangannya dengan pukulan-pukulan keras seringkali membuat rivalnya, Kemal, kelabakan.

Sejumlah petinju dari eks Karesidenan Surakarta memang mampu menembus partai puncak, kendati tidak semuanya bisa menggenggam gelar juara. Jeri dari Sasana Sparta Tirtonadi Boxing Camp Solo, misalnya, menjadi runner up setelah tunduk dari Harwanto (Salatiga) di kelas 46 kg putra.

Memacu Bibit Muda

Selain itu, Mustajib Al dan Jalu Aji juga hanya berada di peringkat kedua. Mustajib (Sasana Eagle Solo) takluk dari atlet pelatda Jateng Firas Saputra (Batang) di kelas 49 kg, sedangkan Jalu (Sasana Han Boxing Solo) kalah dari Rifqi Akbar (Wonosobo) di duel puncak 69 kg.

Namun atlet Sparta Amos Gombo sukses menggenggam gelar juara. Dia mengalahkan Ronald Febrico (Tegal) di arena pertarungan kelas 81 kg. Rekan setimnya, Willis Boy Riripoy juga tidak menemukan lawan tanding berat di kelas 91 kg. Petinju pelatda tersebut menang atas Stephanus Alpha Adi Tenggono (Wonosobo).

‘’Petinju pra-junior dan junior dari Solo Raya, banyak yang turut bertarung. Maka mudah-mudahan ajang ini mampu turut memacu bibit-bibit muda petinju agar dapat lebih berkembang,’’ ujar Gembong yang juga manajer sekaligus pelatih Sasana Sparta Tirtonadi Boxing Camp itu.

Kejurprov yang digelar Senin-Jumat (15-20/7) itu diikuti total 174 petinju dari berbagai daerah di Jateng. Mereka terbagi dalam kategori pra-junior, junior, youth dan elite, yang terinci lagi atas kelompok putra dan putri.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here