Willis Boy Belum Tertandingi

tinju-terminal3
ADU PUKULAN: Petinju pelatda Willis Boy Riripoy (kanan) dan Stephanus Alpha saling adu pukulan di final kelas 91 kg Kejurprov Tinju Amatir di Terminal Bus Tirtonadi Solo, Jumat (19/7) malam.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tim Pelatda Tinju Jateng akan Dievaluasi

SOLO,suaramerdekasolo.comTim pelatda tinju Jateng yang diproyeksikan menghadapi Pra-PON di Maluku, September mendatang, bakal dievaluasi. Evaluasi tersebut dilakukan setelah beberapa petinju mengalami kekalahan pada Kejurprov Tinju Amatir Tirtonadi Fight I/2019 di Terminal Bus Tirtonadi Solo yang berakhir Jumat (19/7) malam.

‘’Ada 12 petinju yang kini berstatus atlet pelatda Pra-PON. Beberapa petinju kalah, tetapi bukan karena kalah lalu langsung dievaluasi. Kami akan pelajari dulu beberapa faktor lainnya, termasuk performa sebelumnya,’’ kata Komisi Teknik dan Pertandingan Pengprov Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Jateng, Parlindungan Manik, akhir pekan lalu.

Kejurprov yang diprakarsai Sasana Sparta Tirtonadi Boxing Camp Solo itu, sejak awal memang digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam evaluasi tim. Ajang lainnya yang juga menjadi referensi pematangan tim inti yakni kejuaraan tinju di Semarang pada Agustus mendatang. Hasil atas evaluasi tersebut akan membuka peluang untuk promosi dan degradasi tim Pra-PON Jateng.

‘’Tapi pelaksanaan evaluasinya bisa sebelum kejuaraan di Semarang, atau sesudahnya,’’ tutur Parlindungan.

Tak Kesulitan

Pada ajang Tirtonad Fight I, petinju pelatda Willis Boy Riripoy belum tertandingi. Pada babak final kelas 91 kg elite putra, petinju yang membawa bendera tuan rumah Sparta Tirtonadi itu menang mudah atas Stephanus Alpha Adi Tenggono (Wonosobo).

‘’Willis juga tidak kesulitan melewati lawannya di babak-babak sebelumnya,’’ kata manajer sekaligus pelatih Sasana Sparta, Jonathan ‘’Gembong’’ Prasetyo Nugroho.

tinju-terminal4

Atlet lain pelatda, Firas Saputra yang mewakili Batang juga meraih juara kelas 49 kg putra, usai menundukkan Mustajib Al (Sasana Eagle Solo). Di kelompok putri, petinju pelatda Linda Darraw dan Serly Yusinta Titis Anjani, tak goyah. Linda yang membela tim Grobogan mengalahkan Khikmahtul Khasanah (Kodam) di kelas 54 kg, sementara Serly (Tegal) menundukkan  Nihayatul Maula (Pekalongan) di kelas 60 kg.

Pada ajang tersebut, dewan juri menetapkan tim Pati sebagai juara umum elite, serta tim Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng sebagai juara umum kategori pra-junior, junior dan youth.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here