Calon Independen Butuh Dukungan Sekitar 35.870 Pemilih

0
46
pilkada-solo-2020-solo-gayeng

 

 

*Pilkada Solo 2020 Bakal diramaikan Calon Independen

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pilkada Kota Solo yang bakal digelar September 2020 dipridiksikan bakal dimeriahkan kontestan dari non-partai. Mengacu pada hasil perolehan sementara pemilu 2019, PDI Perjuangan yang begitu mendominasi perolehan suara pemilu dan kursi di parlemen (sekitar 30 kursi). Sehingga partai banteng moncong putih diistimewakan dengan mendapatkan satu paket bakal calon wali kota-wakil wali kota.

Adapun kursi tersisa yang dibagi masing-masing PKS 5 kursi, PAN 3 kursi, Gerindra 3 kursi, Golkar 3 kursi dan PSI 1 kursi, jika partai-partai ini bergabung harus cukup puas dengan mengusulkan satu paket bakal cawali – cawawali.
Melihat fenomena ini dan syarat mengajukan pasangan calon kepala daerah sesuai peraturan perundang-undangan di NKRI. Cukup besar kemungkinan peluang calon kepala daerah dari jalur independen berlaga pada pilkada 2020.

Kalkulasi sementara

Apalagi saat ini Draft Peraturan KPU RI, soal pelaksanaan dan tahapan Pilkada 2020 sedang masuk dalam tahap uji publik. Salah satu materinya adalah membahas syarat minimal dukungan calon perseorangan yang maju tingkat bupati/wali kota yaitu 10 persen untuk jumlah DPT hingga 250.000. 8,5 persen untuk jumlah DPT antara 250.000-500.000. 7,5 persen untuk jumlah DPT antara 500.000-1 juta; dan 6,5 persen untuk jumlah DPT di atas 1 juta.

Dan perlu diketahui hasil pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua (DPTHP-2), KPU Kota Surakarta pemilu 2019 tercatat ada 421.999 pemilih. Sehingga jika dilihat dari draft PKPU dan jumlah DPTHP-2 Pemilu 2019 tadi muncul pridiksi berikut.

Suaramerdekasolo.com mengkalkulasi demikiam, calon independen yang berhak maju dalam pilkada Solo setidaknya mengumpulkan 8,5 persen pemilih (draft PKPU) dari 421.999 (data DPTHP-2 pemilu 2019) atau sekitar 35.870 pemilih (jumlah tentatif).

Diperbolehkan

Ketua KPU Surakarta Nurul Sutarti mengatakan, peluang calon independen maju pada bursa pemilihan kepala daerah Kota Solo 2020 sangat dimungkinkan.
“Ya tentu bisa dan terbuka (calon independen-red) untuk mendaftarkan (pilkada 2020),” terang Nurul.
Nurul pun lalu menyodorkan foto draft PKPU tahapan Pilkada 2020 yang memuat pasal calon independen dalam pilkada.

Terpisah, Supriyanto, salah satu bakal calon cawali cawawali yang bersemangat maju dari calon perseorangan mengaku, peraturan perundang-undangan memperbolehkan perorangan untuk maju dalam pemilihan kepala daerah.
“Dengan syarat harus memperoleh dukungan beberapa persen dari DPT (daftar pemilih-red). Dan kami pun siap dengan syarat itu,” katanya.

Adapun pengurus DPC PDI Perjuangan bidang Organisasi YF Sukasno mengungkapkan, tampilnya calon independen dalam pemilihan kepala daerah akan memberikan warna dalam pemilu.
“Malah bagus (pilkada Solo-red) kalau ada calon independen. Tapi kami yakin dengan calon dari partai kami sendiri.”

Sementara Ketua Aliansi Masyarakat Madani Muhammad Dai menambahkan, bila parpol-parpol memiliki jago sendiri. Maka calon penjaringan kepala daerah bisa maju lewat jalur independen atau parpol yang memiliki kursi di parlemen.
“Ya dua-duanya konstitusional.” (Budi Santoso)

Halaman: 1 | 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here