Duit Rp 50 Juta Asli, Jadi Rp 100 juta Bermerek Om Telolet Om

ILUSTRASI

SOLO,suaramerdekasolo.com – Mengaku bisa menggandakan uang dalam jumlah yang besar, Suwandi (50) warga Dukuh Sari Rejo, Mojogedang,  Karanganyar dan Riyadi Sri Raharjo (46) Dukuh Brangkal RT 02/07 Desa Karang Tengah, Sragen, diamankan jajaran Polsek Pasar Kliwon, Solo. Keduanya ditangkap setelah melakukan penipuan terhadap salah seorang korbannya, Suparjoko Tricahyo Adi (33), warga Kampung Prawit, RT 06/03 kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari.

Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Ariakta Gagah Nugraha menjelaskan, terbongkarnya kasus penipuan ini bermula dari laporan korban. Awalnya, korban ditawari oleh pelaku yang mengaku bisa melipatgandakan uang. Korbanpun tergiur dengan tawaran pelaku. Selanjutnya pada Selasa (16/7) lalu, korban bertemu dengan pelaku untuk menyerahkan uang yang akan dilipatgandakan. “Korban menyerahkan uang tunai asli sebesar Rp 50 juta. Selanjutnya, pelaku memberikan uang Rp 100 juta kepada korban,” katanya. 

Tetapi, kata Kapolsek, setelah dicek oleh korban ternyata uang yang didapatkannya tersebut bukanlah uang asli. Melainkan uang mainan yang ada tulisan om telolet om. Atas kejadian tersebut, korban pun melaporkan kejadian penipuan ini ke Mapolsek Pasar Kliwon.  Setelah mendapatkan laporan dari korban dan mengetahui ciri-ciri kedua pelaku, petugas langsung melakukan pengejaran. Dua jam kemudian, keduanya berhasil ditangkap saat berada di kawasan Gladag.

Keduanya mengaku, jika dirinya hanya diminta oleh tersangka lain yang berinisial JN untuk mengantarkan uang tersebut. Meski begitu, polisi tetap akan menjerat kedua tersangka dengan pasal 372 dan 378 tentang Penipuan dan Penggelapan Jo pasal 55 KUHP tentang perbantuan jahat dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.  “Selain tersangka kami juga mengamankan sejumlah barang bukti. Kasus ini juga masih kami kembangkan untuk menangkap JN yang sudah kami dapatkan identiitasnya,” tutup Kapolsek. (Ari P)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here