Ingin Bermanfaat Bagi Umat, Uniba Bagikan Santunan

uniba-solo
Rektor Uniba Surakarta Dr Pramono Hadi secara simbolis. menyerahkan santunan pada siswa siswi yatim piatu, kemarin di Majid kampus setrmpat. (suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)
SOLO,suaramerdekasolo.com – Memeringati Dies Natalis ke-36, Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar kampus dan kaum yang kurang beruntung. Hal itu dilakukan dengan memberian santunan kepada 88 siswa yatim yang merupakan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke 36 Uniba yang dimulai Senin (22/7).
 
Ketua panitia Pembagian Santunan Andri Haryono mengemukakan, sebanyak 88 siswa yatim yang akan menerima santunan. Mereka berasal dari masyarakat Sondakan yang kebetulan merupakan lokasi kampus 1 Uniba (14 siswa),   SD Al Islam (8 siswa) ,  Panti Asuhan Putri Aisyiah (18 siswa) , Panti Asuhan Keluarga Yatim Muhammadiyah (28 siswa) , dan Yayasan Bangun Kemandirian (20 siswa). 
 
“Di tengah aktivitas Tridharma Perguruan Tinggi yang padat, Uniba selalu mencoba melaksanakan program sosial kepada masyarakat. Salah satunya adalah kegiatan tahunan yaitu santunan anak yatim,” kata Andri di sela kegiatan pembagian santunan.
 
  Ditambahkan,  kegiatan santunan anak yatim ini juga merupakan sarana interaksi dan kepedulian terhadap lingkungan kampus dan masyarakat sekitar kampus. 
Dalam kegiatan yang digelar di masjid Uniba tersebut, para siswa yatim akan diberikan erlengkapan sekolah dan santunan berupa uang tunai.  
“Awalnya akan diberikan alat shalat,  namun karena ini tahun ajaran baru,  akan lebih bermanfaat jika perlengkapan sekolah berupa tas hingga alat tulis,” imbuhnya.  
 
Dikemukakan,  sumber pendanaan kegiatan tersebut berasal dari anggaran Universitas, donasi kepanitiaan dies natalis,  dan infaq dari jamaah masjid Uniba maupun dosen dan karyawan Uniba.  
Pihknya berharap kegiatan seperti itu dapat dilaksanakan setiap tahun dengan jumlah siswa yang disantuni semakin banyak serta menjadikan Uniba menjadi institusi yang bermanfaat bagi masyarakat Surakarta. (Evie Kusnindya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here