Nasib Geopark Gunung Sewu Wonogiri, di Tangan Unesco

PANTAI SEMBUKAN : Sejumlah pengunjung menikmati panorama Pantai Sembukan di Desa/Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri.(Suaramerdekasolo.comM/Khalid Yogi)
WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – United Nations Organization for Education Science and Culture (Unesco) akan melakukan revalidasi Geopark Gunung Sewu. Revalidasi itu sangat menentukan apakah Geopark Gunung Sewu masih layak menjadi anggota Geopark Global Network (GGN) atau tidak.
Manajer 1 Geopark Gunung Sewu, Suharno mengungkapkan, tim assessor dari Unesco melakukan revalidasi selama lima hari, pada 21-25 Juli. “Akan ada tim Unesco, yang terdiri atas assessor dari Portugal dan Spanyol melakukan revalidasi Geopark Gunung Sewu,” katanya, Senin (22/7).
Mereka rencananya mengunjungi Geopark Geoarea Pacitan (Jatim) terlebih dahulu. Selanjutnya, tim dari Unesco akan tiba di Geopark Geoarea Wonogiri pada 23 Juli. “Selasa sore mereka kami jemput ke Wonogiri,” imbuhnya.
Ada dua geosite yang akan dikunjungi, yakni SMK Pariwisata Pracimantoro dan Pantai Sembukan Paranggupito. Acara di SMK Pariwisata Pracimantoro dimulai sore hari. Adapun keesokan harinya para assessor tersebut akan mengunjungi Pantai Sembukan Paranggupito. “Setelah dari Wonogiri, mereka akan melanjutkan revalidasi ke Gunung Kidul (DIY),” ujarnya.
Suharno yang juga merupakan Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Wonogiri itu menerangkan, Geopark Gunung Sewu istimewa karena berada di tiga wilayah kabupaten di tiga provinsi. Yakni Kabupaten Pacitan (Jatim), Wonogiri (Jateng) dan Gunung Kidul (DIY). Alhasil, pengelolaannya dilaksanakan oleh gabungan dari tiga pemerintah kabupaten dan tiga provinsi tersebut.
Geopark Gunung Sewu terdaftar menjadi member (anggota) GGN sejak konferensi di Kanada tanggal 17-22 September 2014 silam. Unesco merevalidasi keanggotaan GGN Setiap empat tahun sekali. “Dari revalidasi itu akan diketahui apakah dikasih lampu merah, kuning, atau hijau. Apakah masih layak menjadi member atau tidak,” terangnya.
Apabila dinilai layak, keanggotaan Geopark Gunung Sewu di dalam GGN bisa diperpanjang. Pengumuman biasanya dilaksanakan saat konferensi Unesco sekitar bulan September. Sebelumnya, anggota-anggota GGN Asia-Pasifik juga akan menggelar konferensi di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada akhir Agustus mendatang. (Khalid Yogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here