DPD Golkar Belum Gelar Pleno, Arah Pembentukan Fraksi Mengambang

fraksi-gabungan-dprd-surakarta-2019-2024
GEDUNG RAKYAT : Warga melintasi jalur lambat di depan pintu masuk gedung rakyat DPRD Kota Surakarta. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

 

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pimpinan Partai Pohon Beringin Kota Surakarta masih menunggu kepastian rapat pleno penetapan perolehan suara dan penetapan caleg terpilih oleh KPU Surakarta. Hasil pleno yang berkekuatan hukum itu tentu saja menjadi pedoman Partai Golkar dan partai-partai lain yang mengirimkan kader terbaiknya di parlemen untuk mengambil sikap politik.

Wakil Ketua Bapilu DPD Partai Golkar Surakarta Taufiqurrahman mengaku, rencana pembentukan fraksi-fraksi di DPRD Kota Surakarta sudah masuk terpong partainya. Apalagi Partai Golkar mengirimkan tiga kadernya ke Karangasem.
“Apakah nanti ikutnya koalisi besar atau kecil ya menunggu rapat pleno di DPD. Tapi menurut saya berkoalisi dalam pembentukan fraksi jelas dilakukan, ” ujar Taufiq kepada suaramerdekasolo.com saat menghadiri sebuah acara KPU Surakarta di The Royal Surakarta Heritage, Senin (22/7) malam.

Taufiq mengungkapkan koalisi besar yang berisi PAN dan Partai Gerindra memang cukup mengiurkan karena gabungan ketiga partai besar Solo ini akan memiliki pengaruh besar di parlemen. Namun koalisi kecil dengan menggaet PSI yang memiliki satu kursi memungkinkan fraksi kecil ini juga akan memberikan suasana baru di DPRD Surakarta.
“Kedua pilihan itu harus dibahas matang-matang dan diputuskan dalam rapat pleno DPD,” ujar kader dari daerah pemilihan Pasarkliwon-Serengan Kota Surakarta ini.

Sebelumnya Ketua Partai Golkar Kecamatan Laweyan Djaswadi menghendaki Partai Golkar berkoalisi dengan PAN dan Gerindra. Koalisi ini sangat vital guna menyongsong Pilkada Solo 2020 dan mengimbangi PDI Perjuangan di parlemen.
Adapun Ketua DPC Partai Gerindra Ardianto menegaskan, jika Partai Golkar ingin berkoalisi bersama PAN dan Partai Gerindra menunggu rapat gabungan kedua partai itu dulu.
Perlu diketahui partai lain yang sudah dipastikan memiliki fraksi mandiri adalah PDI Perjuangan dengan perkiraan 30 kursi, dan PKS lima kursi, 10 kursi lainya di bagi PAN 3 kursi, Gerindra 3 kursi, Golkar 3 kursi, dan PSI 1 kursi.
(Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here