Panitia Pilkades Diminta Melaporkan Persoalan Data Kependudukan

e-ktp-simo
WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wonogiri telah membentuk tim untuk mengantisipasi masalah kependudukan selama proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019. Panitia Pilkades diminta segera melapor jika menemui persoalan data kependudukan.
 
Kepala Disdukcapil Kabupaten Wonogiri Sungkono mengatakan, jika memperoleh laporan dari masyarakat, Kades dan panitia Pilkades hendaknya meneruskan laporan itu ke pemerintah kecamatan. “Lapor ke Camat, selanjutnya kirim Whatsapp ke kami agar laporan lebih cepat. Tapi sampai sejauh ini kami belum dapat laporan,” katanya, Selasa (23/7).
 
Pihaknya kemudian akan mengkaji laporan tersebut dan menyesuaikan data-data kependudukan dengan persyaratan pemilih Pilkades. Disdukcapil akan memberikan surat rekomendasi mengenai persoalan data kependudukan yang dilaporkan itu. Pemberian rekomendasi itu dilaksanakan dengan teliti agar tidak berdampak di kemudian hari.
 
Dia mencontohkan, seorang warga kemungkinan bisa mempunyai KTP Jakarta namun masih memiliki Kartu Keluarga (KK) Wonogiri. 
 
Sungkono mengutarakan perlunya mencermati peraturan Pilkades yang berkaitan dengan data kependudukan. “Kalau ada persyaratan yang menyatakan pemilih harus berdomisili minimal enam bulan, maka penduduk yang pindah desa tiga bulan sebelum pencoblosan, dia tidak punya hak pilih. Itu yang perlu dicermati,” terangnya.
 
Seperti diketahui, penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkades di Kabupaten Wonogiri telah dilangsungkan 25 Juni sampai 15 Juli lalu. Dalam penyusunan itu panitia Pilkades di beberapa desa menjumpai beberapa temuan.
 
Salah satunya ada sepuluh warga di wilayah Kecamatan Slogohimo yang memiliki KTP Jakarta namun masih mempunyai KK Wonogiri. Hal itu berpotensi memunculkan permasalahan jika tidak segera ditindaklanjuti. Pasalnya, KTP dan KK bisa menjadi syarat untuk menjadi pemilih dalam ajang Pilkades.
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Wonogiri Semedi Budi Wibowo mengatakan, sepuluh orang tersebut tersebar pada beberapa desa di Kecamatan Slogohimo. Menurutnya, hal itu terjadi karena banyak warga yang merantau ke luar daerah. (Khalid Yogi)
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here