Proyek Tol Solo-Yogya, Warga Boyolali Berharap Segera Ada Sosialisasi

tol-solo-yogya2
MELINTAS: Warga melintas di jalan Desa Kuwiran, Banyudono yang kemungkinan terkena proyek tol Solo- Yogya.(suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

*Proyek Tol Solo- Yogya

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Warga di sejumlah desa di wilayah Boyolali yang bakal terkena proyek tol Solo- Yogya berharap segera ada sosialisasi. Sehingga ada kejelasan kawasan yang dilalui proyek tol tersebut. Seperti dikemukakan Salamto (72) warga Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono. Meskipun sudah mendengar adanya rencana proyek tol Solo- Yogya, dia belum tahu persis lokasinya. Dia pun kini hanya bisa menunggu kejelasan dari jajaran terkait.

“Kalau melihat lokasinya di sebelah barat Mapolsek Banyudono, kemungkinan kebun saya juga terkena. Pasalnya, kebun ini berada persis di sebelah selatan hamparan sawah yang akan dilalui jalur tol,” katanya.

Hingga kini, lanjut dia, belum ada kepastian terkait jalur yang akan dilalui. “Jangankan penetapan harga ganti rugi, jalur pastinya saja belum tahu. Jadi kami berharap ada sosialisasi secepatnya agar warga tidak resah.”

Senada, Hartati (52) warga Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono juga harap- harap cemas. Pasalnya, sepetak sawahnya juga berada di perbatasan antara Desa Jembungan- Desa Kuwiran yang dikabarkan juga bakal terkena proyek tol.

“Memang belum tahu pasti kawasan yang bakal dilalui jalur tol Solo- Yogya. Mudah- mudahan saja segera ada kejelasan.”

Terpisah, Pejabat Kades Kuwiran, Budi Nugroho juga belum ahu pasti jalur tol di desanya. Dia mengaku tahu hal tersebut justru dari media massa. Dimana sesuai pemberitaan, jalur tol Solo- Yoga melintas sebelah barat Mapolsek Banyudono.

“Ini artinya melintas di sebelah barat Balai Desa Kuwiran karena balai desa terletak segaris dengan Mapolsek.”

Terkena tol

Terkait hal itu, dirinya juga sudah meminta informasi dari mantan kades, Heri Sarwo Edi. Hanya saja, dari penjelasan yang diperoleh ternyata juga belum ada kepastian terkait jalur yang akan dilalui proyek tol.

“Yang ada baru sosialisasi awal bahwa Desa Kuwiran termasuk salah satu desa yang akan terkena proyek tol Solo- Yogya.

Seperti diberitakan, sembilan desa di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Boyolali bakal dilintasi proyek jalan tol Solo- Yogya. Total luas lahan yang terkena proyek tersebut mencapai 119 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 80 hekare adalah lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B). Menurut Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali Widodo Al Muniru, kesembilan desa tersebut adalah, Desa Banyudono, Batan, Kuwiran, Sambon, dan Jembungan yang masuk Kecamatan Banyudono. Sedangkan di Kecamatan Sawit ada Desa Guwokajen, Bendosari, Jatirejo dan Kateguhan. (Joko Murdowo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here