Sapi Harga Di Bawah Rp 20 Juta Paling Dicari

sapi-kurban
MEMBERI PAKAN : Seorang pekerja memberi pakan untuk sapi di Desa Waleng, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, beberapa waktu lalu. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)
 
*Dijadikan Hewan Sembelihan Kurban
 
WONOGIRI,suaramerdekasolo.comMenjelang Hari Idul Adha, permintaan ternak sapi meningkat. Sebagian besar pembeli kini lebih suka mencari sapi yang harganya di bawah Rp 20 juta untuk kurban. Pasalnya, kurban sapi biasanya dilakukan dengan cara iuran berkelompok.
 
Peternak sapi asal Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri MH Zainuddin mengatakan, sapi untuk kurban biasanya dibeli dengan cara iuran oleh tujuh orang. “Setiap orang iuran sekitar Rp 2,5-3 juta, sehingga uang yang terkumpul antara Rp 17,5-21 juta. Dengan uang segitu dapat sapi jawa atau peranakan ongole (PO),” katanya, Selasa (23/7).
 
Adapun untuk mendapatkan sapi jenis Simetal atau Limousin, pembeli harus merogoh kocek di atas Rp 20 juta. Zainuddin tahun lalu bahkan pernah menjual sapi jenis Limousin berbobot 1.019 kilogram seharga Rp 63 juta. “Menjelang Idul Adha ini harganya naik sekitar 20-30%,” imbuhnya.
 
Permintan meningkat
 
Permintaan dari wilayah wonogiri saja sebenarnya sudah besar, rata-rata bisa mencapai 3.000 ekor menjelang Idul Adha. “Sekolah-sekolah, masjid-masjid hampir semuanya mencari sapi,” kata Zainuddin yang juga anggota DPRD Kabupaten Wonogiri tersebut.
 
Namun, banyak juga pedagang yang mengirim sapi dari Wonogiri ke kota-kota lain, seperti Jakarta, Yogyakarta, Tasikmalaya, Ciamis, dan sebagainya. Pengiriman sapi ke kota-kota besar sudah dilakukan para pedagang sejak lebaran lalu. 
 
Terpisah, kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Kabupaten Wonogiri Sutardi mengungkapkan, jumlah ternak sapi di kabupaten tersebut tahun lalu tercatat sekitar 170.000 ekor. Sekitar 60.000 di antaranya adalah betina dewasa.
 
Dia mengakui lalu lintas pengiriman ternak dari Wonogiri ke Jakarta meningkat menjelang Idul Adha. Pihaknya telah berkeliling ke peternak-peternak untuk memeriksa kesehatan ternaknya. Tujuannya mencegah berjangkitnya penyakit ternak dan cacing hati. (Khalid Yogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here