Bilik Suara Pilkades Sragen Pinjam Bilik Suara Pemilu

bilik-suara-tps
FOTO ILUSTRASI : kompas

SRAGEN,suaramerdekasolo.comKomisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen sudah mendapat surat permohonan bantuan untuk meminjamkan bilik suara. Bilik suara itu rencananya akan dipergunakan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), yang rencananya akan digelar pada 26 September mendatang. Tapi KPU belum bisa memberi bantuan peminjaman kotak suara, lantaran masih digunakan untuk menyimpan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu.

Ketua KPU Minarso menyampaikan, pihaknya sudah mendapatkan surat permintaan bantuan untuk meminjamkan bilik suara. “Sementara ini baru satu kecamatan, yakni Tanon yang mengajukan surat peminjaman untuk pelaksanaan pilkades,” katanya.

Dia menyampaikan dari pihak desa melalui kecamatan secara kolektif bersurat ke KPU. Pihaknya siap memberikan pinjaman bilik suara sesuai kebutuhan. Saat ini tersedia 13.440 bilik suara yang digunakan saat Pemilu 2019 lalu.

Menurut dia, untuk kebutuhan desa berbeda-beda jumlah tempat pemungutan suara (TPS), yang akan dipergunakan, sehingga kebutuhannya berbeda. ”Ada yang satu desa empat TPS, ada yang cuma TPS, tergantung kebutuhan tiap desa beda,” jelasnya. Selain itu KPU sendiri belum bisa memberikan bantuan peminjaman kotak suara lantaran masih digunakan untuk menyimpan surat suara pada Pemilu 2019 lalu.

Dia menjelaskan dari 167 desa yang ada di 20 kecamatan, yang menggelar pilkades baru Kecamatan Tanon yang sudah bersurat terkait peminjaman. Pengambilan nanti akan dipusatkan di kecamatan agar efektif. ”Jadi untuk pengambilannya kolektif, kalau tiap desa ambil sendiri boros energi,” tuturnya. Minarso menjelaskan untuk jangka waktu peminjaman belum ditentukan. Namun diperkirakan maksimal seminggu setelah pemakaian untuk segera dikembalikan.

Sementara itu, Sekretaris KPU Sragen Cosmas Dwi Yunanto menambahkan, setelah dipergunakan saat gelaran pemilu lalu, akan kembali mengecek ketersediaan bilik. Pihaknya akan memilah bilik yang masih layak atau yang mengalami kerusakan. “Kami akan mengecek dan memilah kondisinya yang masih layak,” katanya. (Basuni Hariwoto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here