Kelima, Klaten Raih Anugerah Kabupaten Layak Anak 2019

klaten-kota-layak-anak
ANUGERAH KLA : Bupati Sri Mulyani menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak 2019 dari Menteri PPPA Yohana Yembise di Makasar, Selasa (23/7) malam.(suaramerdekasolo.com)

KLATEN,suaramerekasolo.comPemerintah Kabupaten Klaten kembali memboyong Anugerah Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya 2019. Penghargaan diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise kepada Bupati Klaten Sri Mulyani di Makasar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7) malam.

Penghargaan Kabupaten Layak Anak tersebut merupakan pencapaian kelima untuk tingkatkan madya yang diraih Kabupaten Klaten. Bagi Sri Mulyani, pencapaian tersebut sangat berarti bagi masyarakat atas penghargaan yang diterima bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2019.

‘’Alhamdulillah, untuk kali kelima Klaten meraih predikat Kabupaten Layak Anak Madya. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi kepada kabupaten yang punya komitmen pada pemenuhan hak anak dan pelindungan anak,’’ kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak dan KB Klaten, Muh Nasir, Rabu (24/7).

Sebelumnya ada 4 tahapan yang harus dilalui, pertama pengisian data atau semacam penilaian mandiri, tahap kedua dilakukan verifikasi administrasi oleh provinsi dan PPPA. Ketiga dilakukan verifikasi lapangan oleh tim idenpenden didampingi oleh Kementerian PPPA dan Kementrian yang lain.

Saat itu, semua persyaratan mulai dari syarat administrasi dicek, setelah itu dilakukan verifikasi final di kementerian dan menghasilkan Kabupaten Layak Anak pratama, madya, nindya dan utama dan puncaknya Kabupaten Layak Anak.

‘’Untuk Klaten masuk katagori madya, semoga tahun depan bisa meningkat menjadi nindya. Yang utama adalah capaian kuantitas sekolah ramah anak dan desa layak anak perlu ditingkatkan. Untuk predikat nindya minimal 75 persen, Klaten belum ada segitu,’’ ujar Muh Nasir yang mendampingi Bupati menerima penghargaan di Makasar bersama Hari Suroso selaku Kasi Pelindungan Anak.
Saat ini, dari 26 kecamatan, baru Kecamatan Klaten Selatan yang sudah menjadi Kecamatan Layak Anak. Dinsos P3AKB akan terus bergerak ke Kecamatan Delanggu, Karangdowo, Karangnongko, Gantiwarno dan Karanganom akan didorong menjadi Kecamatan Layan Anak, termasuk kecamatan yang lain.

Kebahagiaan atas capaian itu diungkapkan Bupati Sri Mulyani melalui akun twitter pribadinya. Dia mempersembahkan penghargaan itu untuk anak-anak Klaten yang sedang memperingati Hari Anak Nasional 2019.
‘’Rasa syukur yang tak berkesudahan. Penghargaan ini terkhusus untuk semua anak-anak hebat di Klaten Bersinar. Selamat Hari Anak Nasional. Lope u pull,’’ tulis akun Sri Muyani yang mempunyai 5.461 follower.

Tahun ini, penghargaan untuk Kabupaten/Kota Layak Anak diberikan Menteri Yohana kepada 247 Kabupaten/Kota yang ikut mendorong program Kabupaten/Kota Layak Anak. Penghargaan tingkat utama di raih Kota Surakarta, Surabaya dan Denpasar.
Sedang tingkat pratama diraih oleh 136 kabupaten/kota, untuk penghargaan tingkat madya diberikan kepada 86 kabupaten/kota dan tingkat nindya ada 23 Kabupaten/Kota. Penghargaan adalah bentuk komitmen negara untuk menjamin perlindungan anak.(Merawati Sunantri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here