Trailer Nyelonong ke Puskesmas, Tewaskan Satu Orang

ALAT BERAT: Sebuah alat berat berusaha menarik trailer yang nyelonong masuk halaman Puskesmas Mojosongo, Boyolali, Jateng. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com –  Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Solo- Semarang, tepatnya di pertigaan Wika, Kampung Pomah, Kelurahan/Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jayeng. Sebuah trailer pengangkut keluar lajur dan nyelonong masuk Puskesmas Mojosongo.

Kejadian pukul 07.40 WIB tersebut mengakibatkan seorang terluka dan seorang meninggal. Korban meninggal adalah Irza Laila Nur TW (21), warga Perum Bumi Singkil II, Desa Karanggeneng, Boyolali Kota. Satu korban terluka tak lain adalah ibu Irza, yang biasa dipanggil Dwiyani Merbawaningrum, perawat di Puskesmas Mojosongo.

Upaya evakuasi trailer mengalami kendala karena beban kendaraan yang sangat berat. Bahkan, petugas terpaksa meminjam alat berat dari PT Wika untuk menarik trailer keluar dari halaman Puskesmas.

Arus lalu lintas dari kedua arah pun sempat tersendat. Bahkan, kendaraan dari arah timur atau Solo macet hingga beberapa kilometer. Sebagian pengguna jalan pun akhirnya mencari jalur alternatif lewat perkampungan.

Kecelakaan bermula saat trailer peti kemas H-1975-BH melaju dari arah barat atau Semarang. Sesampai di pertigaan Wika, trailer yang belum diketahui nama sopirnya tersebut mendadak oleng dan melompat median jalan hingga masuk lajur yang digunakan kendaraan dari arah timur.

Trailer pun langsung nyelonong masuk pekarangan Puskesmas. Nahas, saat bersamaan, korban Anggi hendak keluar Puskesmas naik motor bersama ibunya. Mengetahui ada trailer nyelonong, dia sempat berteriak memperingatkan ibunya agar lari menjauh.

Tabrak roda dua

Ibunya sempat menghindari dan hanya mengalami luka- luka. Sedangkan Anggi tak sempat menghindar dan tertabrak trailer tersebut hingga meninggal di tempat. Kendaraan Honda Vario AD-5718-LW milik korban juga ringsek bagian depan.

Polisi dibantu warga pun langsung memberikan pertolongan. Korban dievakuasi ke RSU Pandan Arang Boyolali. Sedangkan evakuasi trailer masih tarsus dilakukan dengan menggunakan alat berat .

“Korban sudah dievakuasi ke RSU Pandan Arang Boyolali dan kini kami masih fokus evakuasi trailer,” ujar Humas POlres Boyolali, Totok Sugiharto. (Joko Murdowo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here