Gibran-Kaesang Cawali Terpopuler di Solo, Ketua DPRD Surakarta : Populernya Lebih Dulu Paman Pak Jokowi

sekretaris-DPC-PDI-Perjuangan-Surakarta-Teguh-Prakosa
FOTO DIRI : Ketua DPRD Surakarta sekaligus Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Teguh Prakosa. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

SOLO,suaramerdekasolo.comHasil survei Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo akhir-akhir menjadi buah bibir. Sejumah media online dan cetak besar-besar menulis dua putra Presiden Joko Widodo menjadi dua anak muda yang populer dan menjadi harapan Solo mendatang.

Nama Gibran dan Kaesang paling mendapatkan sorotan media. Dua putra Presiden RI ini malah digadang-gadang menjadi pemimpin Kota Solo masa depan.

Walaupun, survei itu juga menyebutkan beberapa tokoh besar di Solo seperti Achmad Purnomo (Wali Kota Surakarta), Ravik Karsidi (mantan rektor UNS), Teguh Prakosa (Sekretaris DPC PDI Perjuangan), Gus Karim (ulama), Gareng Haryanto (pengusaha) yang juga memiliki potensi besar memimpin di Kota Bengawan.

Ketua DPRD Surakarta, Teguh Prakosa angkat bicara soal survei perguruan tinggi swasta Solo yang dirilis ke media pada, Kamis (25/7) siang. Kepada suaramerdekasolo.com, Teguh mengungkapkan, hasil survei Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo mesti dihormati karena dikerjakan oleh para ahli di bidangnya. Apalagi survei itu memunculkan nama-nama tokoh yang pantas memimpin Kota Solo sesuai dengan pendapat respondennya.

“Ya, kami menghargai hasil survei dari perguruan tinggi itu,” kata Teguh.

Terkait hasil survei yang melambungkan nama putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sebagai cawali di Pilkada Solo 2020. Teguh yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Surakarta itu menilai hasil survei yang dilakukan lembaga pendidikan itu sah-sah saja.

Ia kembali menegaskan, berbicara pemerintahan butuh orang yang punya pemikiran lebih, tak sekadar populer saja di tengah-tengah masyarakat. Namun demikian, partainya siap dan terbuka kepada kader yang mau maju di pilkada.

“PDI Perjuanagan terbuka bagi  kader yang maju di Pilkada Solo melalui mekanisme partai. Temasuk nama-nama hasil survei, PDI Perjuangan juga terbuka,” ujar Teguh Jumat (26/7).

Siapapun yang tampil di dalam survei, ia tidak mempermasalahkan. Hanya saja, kalau bicara pemerintahan harus punya pandangan kedepan dalam memajukan sebuah kota lima tahun kedepan melalui visi dan misi.

Paman Jokowi

Ia menilai Unisri punya strategi sendiri dalam memunculkan nama-nama itu ke publik. Termasuk memunculkan kedua anak Presiden Jokowi. Bahkan, nama anak muda yang sering menghiasi media televisi, cetak dan media sosial ini mengalahkan popularitas tokoh masyarakat, akademisi, politisi, pengusaha yang lebih dulu berkiprah di masyarakat dan berbagai bidangnya.

Teguh pun menyeletuk sebelum nama kedua anak presiden itu muncul, ada sosok yang lebih dulu populer adalah paman dari Jokowi, Miyono Suryo Sarjono.

“Ya kalau dua anak presiden muncul dibursa cawali sesuai UU tidak masalah. Ada juga batasan usia seorang calon. Kalau memenuhi syarat silahkan,” kata dia. (Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here