215 Tahun Klaten, Adipura Menjadi Salah Satu Target

215-Tahun-Klaten-Adipura-Menjadi-Salah-Satu-Target
BERI KETERANGAN : Bupati Sri Mulyani didampingi Asisten 1 Sekda Klaten Ronny Roekmito dan sejumlah pejabat memberikan penjelasan tentang capaian Klaten dalam setahun terakhir, Jumat (26/7).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

TAK terasa, tahun 2019 ini usai Klaten sudah memasuki 215 tahun. Usai yang sudah tergolong matang bagi sebuah daerah untuk membenahi diri dan melakukan pembangunan di berbagai bidang. Semua dilakukan tentu saja demi mewujudkan Kabupaten Klaten yang maju mandiri dan berdaya saing serta masyarakat yang sejahtera.

Dengan kerja keras dan dukungan seluruh masyarakat, Pemkab Klaten melakukan pembanguan baik di sektor fisik maupun non fisik. Tahun ini, peningkatan dan pemeliharaan jalan serta jembatan masih menjadi prioritas karena berdampak besar pada peningkatan ekonomi. Selain itu, pembangunan gedung dan fasilitas publik juga terus dilakukan sesuai kebutuhan dan anggaran yang ada.

Selain itu, pembangunan non fisik juga telah mendapatkan pengakuan baik dari Pemerintah Provinsi Jateng, namun dari pemerintah pusat. Sejumlah capaian dan penghargaan telah diraih Pemkab Klaten dalam setahun terakhir. Hal itu menunjukkan keseriusan dalam perencanaan, pelaksanaan yang disertai pengawasan.

Sejumlah capaian diungkapkan Bupati Klaten Sri Mulyani kepada wartawan di Cafe Sawah yang dikelola BUMDes Bodronoyo, Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten, Jumat (26/7). Dia didampingi Asisten 1 Sekda Klaten Ronny Roekmito, Kepala Dinas Kominfo Amin Mustofa, Kepala Dinsos P3AKB Much Nasir, Kabag Humas Wahyudi Martono, Kabag Tata Pemerintahan Hari Budiyanto, Camat Klaten Tengah dan Kades Jomboran Agung Nurgoho.

‘’Ada sejumlah prestasi yang diraih Pemkab Klaten dalam setahun terakhir, yang cukup membanggakan. Ini semua berkat kerja keras semua jajaran, dukungan masyarakat dan pihak terkait serta doa seluruh masyarakat Klaten,’’ kata Bupati Sri Mulyani.

Pertama, Klaten berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan dalam Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah tahun 2018. Klaten juga kembali meraih predikat Kabupaten Layah Anak Madya untuk kali kelima.

‘’Satu lagi capaian yang diraih adalah kerja sama Pemkab Klaten dengan BATAN yang telah melahirkan dua varietas rejolele unggul, Srinar dan Srinuk. Keduanya sudah lolos sidang pelepasan di Kementerian Pertanian dan siap dilepas. Dalam waktu dekat, Bappeda akan menyiapkan pelucnuran dua benih unggul rojolele,’’ ujar Bupati.

Nantinya, benih hasil kerja sama dengan BATAN selama hampir 6 tahun itu akan ditanam di lahan Humo Dinas Pertanian dan beberapa lokasi. Nasinya sudah diuji rasa, tetap pulen, wangi dan enak. Diharapkan, pamor rojolele kembali terangkat dan menjadi beras ikon Klaten. Ke depan diharapkan bisa menjadi produk unggulan dan bisa meraih kejayaan seperti di masa lalu.

Sementara itu, sejumlah prestasi juga diraih Pemkab Klaten seperti penghargaan sebagai Kabupaten Tangguh Bencana dari BNPB, Bupati juga terpilih menjadi Pembina BUMDes berpretasi dan masih banyak penghargaan lain.

‘’Ada satu lagi penghargaan yang ingin kami capai, yakni Piala Adipura. Semoga seluruh jajaran dan segenap masyarakat Klaten semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan keindahan, agar tahun ini Klaten bisa meraih Adipura. Ini menjadi cita-cita bersama,’’ tegas Bupati.

Prestasi pemkab

Sementara itu, Ronny Roekmito memaparkan sejumlah agenda yang akan dilaksanakan dalam peringatan Hari Jadi Klaten ke-215. Upacara akan digelar dengan nuansa Jawa dan busana Kejawen di alun-alun Klaten, Minggu (28/7). Kemudian dilakukan ziarah ke Makam Bupati Pertama Kiai Kajoran dan makam cikal bakal Klaten, Kiai Mlati.

‘’Nanti ada kirab 215 tumpeng yang kemudian akan dinikmati bersama oleh Bupati, Forkompimda, tamu undangan dan masyarakat yang mengunjungi CFD. Acara itu menjadi simbil kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Ada beberapa nuansa baru yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada 3-4 Agustus akan digelar Klaten Lurik Carnival dengan penataan baru dan hiburan musik,’’ ujar Ronny.

Menurut Kabag Humas, Masih banyak agenda lain yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Klaten ke-215 dan HUT RI ke-74, mulai dari kejuaraan olahraga, seni tari, pameran lukisan, musik, wayang, ketoprak, berbagai festival dan masih banyak lagi. Untuk itu, panitia peringatan minta dukungan dari masyarakat demi suksesnya acara.(Merawati Sunantri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here