Diusulkan Pemasangan Guardrail, Antisipasi Kecelakaan di Pertigaan Wika

BOYOLALI,suaramerdekasolo com – Jajaran Satlantas Polres Boyolali mengusulkan pemasangan guardrail atau pagar pembatas di kawasan jalur Solo- Semarang, tepatnya di ruas pertigaan Wika di Kampung Pomah, Kelurahan/ Kecamatan Mojosongo. Pasalnya, kawasan tersebut dikenal sebagai kawasan rawan kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Febriyani Aer menjelaskan, usulan pemasangan guardrail di median jalan. Tujuannya, jika ada kendaraan yang mengalami rem blong dan menabrak median jalan diharapkan dapat berhenti dan tidak sampai masuk ke lajur lawan arah.

“Kami akan mengusulkan ke Dishub, agar di median jalan itu dipasang guardrail,” katanya.

Diungkapkan, sudah beberapa kali terjadi kecelakaan di tempat tersebut. Jadi, kecelakaan truk trailer yang menabrak Puskesmas Mojosongo, di pertigaan Wika, Kamis (25/7) bukanlah kejadian pertama.

Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, sedikitnya sudah 5 kali kejadian kecelakaan di tempat tersebut yang berakibat fatal.

Paling besar adalah kecelakaan terjadi pada Sabtu, 13 Oktober 2018 lalu.

Sebuah bus dari arah Semarang menuju Solo, juga mengalami rem blong. Kemudian menabrak median jalan dan masuk ke lajur dari arah berlawanan. Bus pun menabrak mobil Isuzu Panther yang melaju dari arah Solo ke Semarang.

Dalam kejadian itu, 7 orang tewas yang semua masih termasuk keluarga besar. Pasca kejadian, bukaan di median jalan pertigaan tersebut sempat ditutup beberapa lama. Hingga kemudian dibuka kembali setelah dipasang lampu pengatur lalu lintas atau bangjo.

Peninjauan kembali

Pihaknya secepatnya akan mengundang para stakeholder terkait. Pertemuan akan digunakan untuk membahas peninjauan kembali pembangunan struktur jalan di Boyolali berikut median jalannya. Termasuk usulan pemasangan guardrail.

Senada, Kepala Puskesmas Mojosongo, dokter Nur Indah Ekowati berharap tidak terjadi lagi kecelakaan di tempat tersebut. Diungkapkan, kasus trailer peti kemas H-1975-BH yang menabrak Puskesmas Mojosongo bukan kejadian pertama.

“Saya tugas di Puskesmas Mojosongo sejak tahun 2016, sudah dua kali ini Puskesmas Mojosongo ditabrak.”

Seperti diberitakan, kecelakaan lalu lintas terjadi di pertigaan Wika, Kamis (25/7) sekitar pukul 07.40. Truk trailer yang dikemudikan Solchan (38) warga Kaliwungu, Kendal dari arah Semarang mengalami rem blong di pertigaan Wika.

Trailer pun oleng ke kanan, menabrak median jalan hingga nyelonong ke Puskesmas Mojosongo yang berada di selatan jalan. Akibat kejadian itu, satu orang tewas dan satu orang luka ringan.

Korban tewas yakni Irza Laila Nur T Winandi (21) warga Perum BSP II Desa Karanggeneng, Rt 08 Rw 11, Boyolali Kota. Sedangkan ibunya, Dwi Yani Merbawaningrum (44), mengalami luka ringan. Saat itu, Irza hendak berangkat mengikuti ujian skripsi di UNS Solo. (Joko Murdowo)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here