KAI Dukung Satu Desa Satu Advokat

kpai-satu-desa-satu-afvikat

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Kongres Advokat Indonesia (KAI) ingin mewujudkan satu desa satu advokat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang belum melek hukum. Namun, untuk mewujudkannya butuh dukungan dari pemerintah.

Hal itu diungkapkan Presiden DPP KAI, Tjoetjoe Sandjaya Hernanto pada Konferensi DPD KAI Jateng di Hotel Grand Tjokro Klaten, Sabtu (27/7). Acara bertema ‘’Mantapkan Profesionalisme dan Integritas Advokat di Era baru Hukum, Industri dan Cyber Society’’ itu dihadiri perwakilan DPC KAI se-Jateng.

‘’Keinginan mewujudkan satu desa satu advokat mendapat dukungan dari DPR RI. Konsep ini bisa dimulai dari Klaten yang mempunyai 401 desa/kelurahan. Kelihatannya kita harus bisa memberikan pelayanan dimulai dari desa-desa di klaten,’’ ujar Tjoetjoe Sandjaya.

Dia mencontohkan kantornya yang sudah memberikan konsultasi hukum keluarga kepada 4000 orang secara gratis. Target akhir tahun bisa mencapai 6.000 orang. ‘’Saya batasi hanya masalah hukum keluarga, kalau pidana bayar dong, bantu sengketa tanah bayar, tapi urusan cerai, kawin lagi gratis, angkat anak atau hibah juga gratis,’’ kata dia.

Vic Presiden KAI Heru Notonegoro menambahkan, KAI siap memberikan pelayanan bantuan hukum gratis di desa-desa, asalkan pemerintah menyediakan anggaran untuk KAI. Rencana itu mendapat dukungan dari Ketua DPR RI Bambang Susatyo.

Tjoetjoe ingin agar anggota KAI menjadi e-lawyer karena saat ini sudah era digital. Sekarang tidak ada calo, karena sudah bisa online. Dia mengklaim, KAI satupsatunya organisasi advokat yang sudah punya data base secara digital.

Dia juga menyoroti masih sering terjadi putusan hukum yang mengingkari rasa keadilan. Untuk itu, perlu ada lembaga yang mengawasi apakah putusan hakim sudah benar atau tidak.Komisi Yudisial diminta ditingkatkan perannya menjadi lembaga examinasi.

Sementara itu, Ketua DPD KAI Jateng Theo Wahyu Winarto berharap agar Konferensi kali ini bisa menghasilkan keputusan yang membawa kebaikan bagi profesi advokat terutama yang tergabung dalam wadah KAI.

Acara tersebut dihadiri Kabag Hukum Setda Klaten Lusia Rina Damayanti mewakili Bupati Klaten, perwakilan Forkompimda dan tamu undangan.(F5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here