Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan, Polisi Cari Bukti Kuat Jerat Pelaku

laka-maut-overpass-manahan-solo

SOLO,suaramerdekasolo.com– Hampir sebulan kasus tabrak lari di Overpass Manahan, Solo, Jateng terjadi tetapi sampai sekarang kasus tersebut belum juga terungkap. Polisi mengklaim sudah mengantongi identitas pelaku, hanya saja polisi belum bisa melakukan penangkapan terhadap pelaku yang menyebabkan kematian Retnoning Tri (54) warga Serengan. Polisi berdalih, pihaknya tidak ingin gegabah dalam menetapkan tersangka dalam kasus yang sempat menjadi perhatian masyarakat tersebut. 

Semua bukti-bukti pendukung harus dikumpulkan agar kasus tersebut bisa terungkap secara gamblang.

“Identitas penumpang mobil sudah ada, orangnya sudah kami ketahui. Tetapi, kami ingin mencari bukti-bukti lain yang kuat untuk menjerat pelaku penabrak. Kami belum bisa melakukan penangkapan,” terang Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Busroni, Minggu (28/7). 

Menurutnya, bukti-bukti tersebut dibutuhkan agar saat dilakukan penangkapan pelaku tidak bisa berkelit lagi. Selain itu, dengan adanya bukti tersebut maka saat di persidangan nantinya tersangka tidak bisa membantah lagi.

“Di dalam mobil itu ada tiga sampai empat orang. Kami ingin memastikan siapa yang mengemudikan mobil saat terjadi kecelakaan. Kami tidak ingin gegabah dalam menetapkan tersangka. Karena ini juga menentukan nasib seseorang,” bebernya. 

Disinggung mengenai, anggapan kinerja polisi yang lambat, Busroni menampiknya. Dia mengatakan, sejak kejadian kecelakaan pihak kepolisian langsung bergerak dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti-bukti. Hanya saja, kepolisian juga harus bertindak sesuai dengan bukti-bukti yang ada. 

“Kami tidak lambat, bahkan saat kejadian kami langsung bergerak. Sudah banyak bukti yang kami kumpulkan. Tapi tidak bisa saya sampaikan. Ini juga bukan karena pelaku anggota Polri atau ada bekingan, bukan karena itu,” tandasnya. (Ari Purnomo Apl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here