Kirab 215 Tumpeng dan Panjat Pinang Meriahkan Hari Jadi Klaten

0
49
hut-klaten

SUASANA alun-alun Klaten begitu meriah dipenuhi masyarakat yang menyaksikan upacara peringatan Hari Jadi Klaten ke-215, Minggu (28/7). Semua peserta upacara dan pejabat yang hadir mengenakan busana kejawen. Upacara pun berlangsung dengan iringin gending dan semua prosesi upacara dilakukan dengan Bahasa Jawa.Upacara berlangsung hikmat dengan dipimpin Bupati Sri Mulyani.

Tampak hadiri Sekda Jateng Sri Puryono, jajaran Forkompimda Klaten, mantan Bupati periode Klaten 1985-1995 Harjono, mantan Bupati Klaten periode 2005-2015 Sunarna, para pejabat, tokoh masyarakat, pelajar dan masyarakat Klaten.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, usai upacara bendera, dilakukan kirab 215 tumpeng yang dibawa 215 pelajar putra putri berbusana daerah. Mereka memasuki lokasi upacara dan berjajar rapi. Selanjutnya dilakukan pemotongan tumpeng oleh Bupati Sri Mulyani, kemudian diserahkan kepada tokoh-tokoh yang hadir.

Kemudian, Bupati, para tokoh dan pejabat bersama-sama menikmati tumpeng nasi kuning lengkap dengan lauk pauk, bersama masyarakat yang hadir di alun-alun. Petugas menggelar karpet merah di jalan samping alun-alun untuk duduk masyarakat yang ikut menikmati tumpeng. Moment itu menjadi lambang kebersamaan Pemkab dengan masyarakat Klaten.

‘’Upacara peringatan Hari Jadi Klaten ini memang berbeda, kami ingin seluruh masyarakat Klaten yang berada di arena Car Free Day ikut merayakan dengan menikmati tumpeng nasi kuning bersama seluruh peserta upacara. Semoga ini menjadi perlembang adanya kebersamaan Pemkab Klaten dan masyarakat dalam melaksanaan pembangunan,’’ tegas Bupati.

Di akhir upacara, dilakukan lomba panjat pinang di sisi timur alun-alun. Permainan tradisional yang sudah mulai langka itu berlangsung seru. Satu regu terdiri atas lima orang berusaha memanjat batang bambu yang dilumuti pelumas. Mereka jatuh bangun menaklukan batang bambu untuk mendapatkan hadiah sepeda dan aneka hadiah hiburan lainnya.Satu regu bertelanjang dada mendapat saweran dari mantan Bupati Sunarna yang baru saja terpilih menjadi anggota DPR RI dari Dapil Banyumas-Cilacap. ‘’Yang lain pakai kaos semua, jadi yang bertelanjang dada yang dapat hadiah. Permainan panjat pinang selalu seru dan menghibur masyarakat,’’ kata Sunarna.

Dalam acara tersebut, Bupati juga melepaskan balon berhadiah sambil berharap agar di tahun mendapat Klaten semakin bersinar. ‘’Saya minta doa dan dukungan seluruh masyarakat Klaten agar pembangunan bisa berjalan dengan baik dan bermafaat bagi seluruh masyarakat,’’ ujar Bupati.

Usai upacara, rombongan Bupati menuju Makam Kiai Mlati yang diyakini merupakan cikal bakal lahirnya Klaten di Kampung Sekalekan, Kelurahan Klaten, Klaten Tengah dan makam Kiai Kajoran Bupati pertama Klaten. Di sama rombongan melakukan tabur bunga dan doa bersama.(Merawati Sunantri)

Halaman: 1 | 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here