Pembalap Boyolali dan Klaten Raih Emas

Kejurnas Balap-Sepeda-jabarvelo-track-Open-2019
PERAK: Pembalap putri Solo Annisa Destein Cindy Qiawati meraih medali perak nomor 2.000 meter IP putri pada Kejurnas Balap Sepeda Jabarvelo Track Open 2019 di velodrome Cimahi, Sabtu (27/7).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

 

*Runner Up, Cindy Tunjukkan Taji

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pembalap-pembalap Solo Raya menunjukkan kemampuan terbaiknya pada Kejurnas Balap Sepeda Jabarvelo Track Open 2019 yang diselenggarakan Jumat-Sabtu (26-27/7). Mereka menembus tiga besar pada ajang adu kebut khusus nomor-nomor track yang diselenggarakan di Velodrome Munaip Saleh, Cisangkan, Cimahi tersebut.

Atlet Boyolali Terry Yudha merebut dua medali emas dan sekeping perak di kelas senior. Atlet Klaten Lidya Ceni meraih sekeping emas dan satu perak. Sementara atlet pemula Solo, Annisa Destein Cindy Qiawati menunjukkan tajinya dengan menggenggam medali perak.

‘’Cindy merebut perak nomor 2.000 meter individual pursuit (IP). Movitasinya yang tinggi membawa dia menjadi runner up, setelah Okky Lavida Wati dari ISSI Jatim. Urutan ketiga Anastasya dari Jabar,’’ kata pelatih Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Solo, Agus Sadiyanto, Minggu (28/7).

Sebenarnya Cindy juga turun di nomor 500 meter dan screth race. Namun pelajar SMAN 7 Surakarta tersebut gagal menembus tiga besar pada dua nomor lainnya itu.

Latihan Lebih Keras

Pembalap remaja putra Solo, Shindu Ardiyanto belum seberuntung rekannya. Siswa SMA Batik 1 Surakarta itu tak mampu menyodok tiga besar di nomor 1.000 meter dan screth race. ‘’Shindu berada di peringkat delapan pada nomor 1.000 meter,’’ ungkap Agus Sadiyanto.

Ketua Harian Pengkot ISSI Solo Supardi menyebut butuh latihan lebih keras bagi dua pembalap muda Kota Bengawan tersebut, agar mampu bisa menunjukkan performa terbaiknya. Kendati demikian, dia menyambut positif prestasi yang mulai diraih Cindy.

‘’Cindy masih sangat muda. Kalau dia terus giat berlatih serta tetap ditangani pelatih bertangan dingin, saya yakin potensi dia bisa maksimal dan bakal terus menyodok di level nasional,’’ ujar Supardi.

Empat atlet dari Solo Raya tersebut merupakan awak tim balap sepeda Jateng pada Pra-PON XX/2020. Para atlet itu diharapkan mampu menyumbangkan medali dari ajang adu balap dalam pesta olahraga empat tahunan yang akan digelar di Papua, tahun depan.

‘’Kami berharap Cindi bisa mencapai performa puncak dan merebut medali pada PON mendatang,’’ tandas Supardi.(Setyo Wiyono)    

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here