Penghijauan Digencarkan Desember-Januari, Diarahkan ke Desa-desa

relawan-pungut-sampah-Sendang-Asri-Waduk-Gajahmungkur
MEMUNGUT SAMPAH : Anggota Pramuka Saka Wana Bakti memunguti sampah di Obyek wisata Sendang Asri Waduk Gajahmungkur (OWSA-WGM) Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.comGerakan penanaman pohon atau penghijauan rencananya akan dilaksanakan bulan Desember-Januari mendatang. Pasalnya, curah hujan pada bulan tersebut tinggi sehingga cocok untuk menanam pohon.

Adapun kelompok masyarakat atau pemerintah desa bisa mengajukan permohonan bantuan bibit tanaman penghijauan melalui para penyuluh kehutanan kepada Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Solo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Kelompok masyarakat bisa membuat permohonan, nanti penyuluh kehutanan di setiap kecamatan yang akan membawa permohonan itu ke BPDASHL,” kata Agus Purwadi, koordinator Penyuluh Kehutanan Wonogiri Cabang Dinas Kehutanan Wilayah XI Wonogiri Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jateng, kemarin.

Permohonan-permohonan tersebut kemudian akan dicermati dan diseleksi. “Tidak semua dikabulkan,” terangnya.

Bersihkan sampah

Pihaknya belum bisa memastikan jumlah bibit penghijauan yang akan ditanam untuk Wonogiri. Adapun lokasi penghijauan lebih banyak diarahkan ke desa-desa. Bibit yang ditanam berupa tanaman keras dan buah-buahan.

Sebelumnya, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah XI Wonogiri Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jateng menggelar Gerakan Pungut Sampah di Obyek wisata Sendang Asri Waduk Gajahmungkur (OWSA-WGM) Kabupaten Wonogiri, Jumat (26/7). Hanya dalam waktu 1,5 jam, mereka mengumpulkan 130,2 kilogram sampah anorganik dari obyek wisata tersebut.

Ketua Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (Ipkindo) Wonogiri Suwardi mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup. Kegiatan diikuti sekitar seratus orang. Antara lain dari staf Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng, penyuluh kehutanan, anggota PramukSaka Wana Bakti, UPT Obyek Wisata Waduk Gajahmungkur, dan Ipkindo Wonogiri. Mereka ingin memberi edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan wisatawan mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya. (Khalid Yogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here