Sambut HUT RI dengan Peduli Lansia, Pendidikan dan Lingkungan

hut-ri-peduli-lansia
PEDULI : Anak yatim piatu mendapatkan bantuan alat tulis dan perlengkapan dalam kegiatan peduli sesama yang digelar SMKN Ngargoyoso dan Pejuang Social Community (PSC) dalam rangka menyambut HUT ke-74 RI di Balai Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Minggu (28/7). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com. Cara siswa SMKN Ngargoyoso Karanganyar, Jateng dan pegiat Pejuang Social Community (PSC) dalam menyambut HUT ke-74 RI ini, bisa menjadi contoh. Tidak berhore-hore, namun mereka menyambut perayaan kemerdekaan RI dengan menggelar kegiatan peduli lansia, peduli pendidikan dan peduli lingkungan. 

Berlokasi di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Minggu (28/7), siswa SMKN Ngargoyoso dan pegiat komunitas sosial tersebut berkolaborasi, merangkul 74 lansia dan 74 anak yatim piatu di desa tersebut, untuk mendapatkan bantuan. 
Yang lansia mendapatkan bantuan sembako hasil bantuan sejumlah donatur, sementara anak yatim piatu mendapatkan bantuan alat tulis dan perlengkapan sekolah. 

Secara simbolis, bantuan diserahkan dalam seremoni sederhana di Balai Desa Ngargoyoso. Usai penyerahan bantuan, mereka bergerak menuju air terjun Jumog, yang berjarak sekitar 1 km dari balai desa, untuk menggelar bersih lingkungan. 
Mereka memunguti sampah yang dibuang bukan pada tempatnya, untuk dimasukkan dalam kantong plastik besar, sebelum kemudian dibuang ke tempat yang semestinya. Aksi itu dilakukan, di sela padatnya pengunjung objek wisata. 

Koordinator PSC Marfuah Dwi Nuryanti mengatakan, Desa Berjo dipilih sebagai sasaran aksi, karena banyak terdapat lansia yang ditinggal anaknya merantau. “Juga terdapat anak-anak yatim piatu yang butuh bantuan. Kami bergerak mengumpulkan donasi sejak dua bulan lalu, untuk disampaikan pada yang berhak hari ini (kemarin, Red),” katanya. 

Kepala SMKN Ngargoyoso Sri Eka Lelana menambahkan, kegiatan tersebut mengajarkan pada siswa untuk berempati pada lingkungan dan sesamanya yang membutuhkan. 
“Peduli lansia diwujudkan dengan memberikan bantuan sembako, peduli pendidikan memberi bantuan alat tulis pada anak yatim piatu, sementara peduli lingkungan diwujudkan dengan membersihkan lingkungan air terjun Jumog agar bebas sampah,” jelasnya. 

Ketua DPRD Karanganyar Sumanto yang hadir di acara tersebut berharap, kegiatan tersebut bisa berkesinambungan. “Sebab, menumbuhkan rasa empati pada sesama perlu dibina sejak usia muda. Sehingga saat anak-anak sudah mandiri, nantinya kepedulian mereka terhadap sesama tetap terjaga,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here