2020, Tunjangan 2.357 GTT/PTT Boyolali Terus Ditingkatkan Setara UMK

gtt-ptt-boyolali-terima-tunjangan-dari pemkab-boyolali-2.jpg
FOTO ILUSTRASI

 

BOYOLALI.suaramerdekasolo.com – Sebanyak 2.357 Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) di Boyolali bakal menerima tunjangan senilai Rp 1 juta dari APBD 2019 Boyolali. Sebanyak 2.057 adalah guru SD, dan sisanya adalah guru SMP. Pemberian tunjangan ini sudah melalui pengesahan APBD Perubahan 2019 di gedung DPRD Boyolali.

Ketua DPRD Boyolali, S Paryanto saat audiensi antara  GTT/PTT dengan DPRD Boyolali yang digelar Selasa (30/7/2019) mengatakan, tunjangan senilai Rp 1 juta ini akan diberikan kepada GTT/PTT setiap tiga bulannya.

“Tunjangan kesejahteraan tersebut sudah disahkan melalui APBD Perubahan 2019, ” kata S Paryanto.

Dikatakan tunjangan kesejahteraan dari Pemkab Boyolali sebesar Rp 1 juta setiap tiga bulannya akan terus ditingkatkan. Jumlah itu akan ditingkatkan pada 2020 mendatang.
Bahkan lembaga legislatif akan terus mengupayakan meningkatkan kesejahteraan GT/ PTT melalui pembahasan RAPBD 2020, dimana besaran tunjangan akan ditingkatkan, minimal sebesar UMK Boyolali.

“Harapannya nanti tunjangan kesejahteraan untuk GTT PTT juga tidak tiga bulan sekali, tapi dua bulan sekali. Kita akan terus upayakan agar kesejahteraan GTT/PTT terus meningkat,” kata Paryanto.

Sementara itu, Bendara GTT/PTT Kecamatan Mojosongo, Hesti Handayani mengatakan, selama ini kesejahteraan BTT/PTT berasal dari sekolah tempat mereka mengajar, dengan besaran berbeda-beda. “Besarannya berbeda-beda tergantung kebijakan sekolah,” kata Guru kelas III SDN 4 Boyolali tersebut. (Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here