Ditemukan Empat Kasus Hepatitis A, Bukan dari Pacitan

hepatitis-a
FOTO ILUSTRASI

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Dinas Kesehatan menemukan empat kasus hepatitis A selama tahun 2019. Kasus sebanyak itu merupakan kasus lokal.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Pemkab Klaten, dokter Anggit Budiarto mengatakan di tahun 2019 hanya ada empat kasus hepatitis jenis A.

” Namun itu murni dari warga lokal. Bukan karena kontak dari luar,” jelasnya, Selasa (30/7).

Anggit mengatakan para pengidap hepatitis A sebanyak itu kondisinya sudah membaik dan tertangani sebagaimana mestinya. Mereka terjangkit karena faktor lokal akibat tidak menjaga pola hidup bersih. Virus yang ditemukan dari penelusuran riwayat bukan karena kontak atau pernah ke daerah yang terdapat kejadian luar biasa (KLB) hepatitis A.

Misalnya seperti di Kabupaten Pacitan , Provinis Jawa Timur bulan lalu. Saat Kabupaten Pacitan menetapkan KLB, Dinas langsung mengambil langkah kewaspadaan dan pencegahan. Dinas meminta semua Puskesmas sebanyak 34 titik untuk memantau gejala dan melakukan sosialisasi lebih intensif guna mencegah kemungkinan penularan.

Virus hepatitis A bisa menular lewat jabat tangan, makanan atau peralatan makan yang tidak bersih. Meskipun memiliki kecepatan penularan yang tinggi tetapi virus tipe A sulit keluar atau menyebar dari satu daerah ke daerah lain. Virus itu memiliki daya tahan rendah dan cepat mati di luar tubuh manusia.

Pola Hidup

Selain hepatisis A, kata Anggit, selama ini yang banyak terdeteksi kasusnya di Klaten adalah hepatitis jenis B. Jumlahnya menurut catatan Dinas tahun 2019 mencapai 122 kasus. Untuk mencegah terjangkit virus hepatitis masyarakat diminta waspada dan mencegah dengan menerapkan pola hidup bersih. Cuci tangan dengan sabun merupakan cara paling efektif mencegah penyebaran penyakit. Tidak hanya hepatitis tetapi juga penyakit menular lain.

Pola hidup sehat lain seperti makan bergizi, istirahat cukup, menjaga kebersihan lingkungan, air dan makanan yang bersih akan ikut mencegah penularan. Daya tahan tubuh yang baik merupakan benteng terkuat mencegah penyakit apapun sebab dengan daya tahan tubuh yang baik penyakit tidak akan mempan masuk ke tubuh.

Sebelumnya diberitakan Dinas Kesehatan Pemkab Klaten meningkatkan kewaspadaan kemungkinan munculnya serangan Hepatitis A di 34 Puskesmas. Hal itu dilakukan setelah di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dinyatakan kejadian luar biasa (KLB). (SM/ 29/6). Arifin, salah seorang warga mengatakan sempat melihat di televisi terjadi KLB di Kabupaten Pacitan. Kasusnya mencapai 800 lebih yang teserang. ” Padahal Pacitan hanya di timur Wonogiri sehingga ikut khawatir juga karena Wonogiri dekat dengan Klaten,” katanya. (Achmad H)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here