Fokus Dongkrak Mental Bertarung Caca Cs

latihan-voli-solo
LATIHAN BLOK: Asisten pelatih Sutrisno menempa latihan blok awak tim voli putri Pra-PON Jateng di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Manahan Solo, Selasa (30/7).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Voli Putri Perbanyak Games Lawan Vita

SOLO,suaramerdekasolo.com –  Tinggal sepekan, tim voli putri Pra-PON Jateng yang menjalani training camp (TC) di Solo bakal melakoni pertarungan perebutan tiket menuju PON XX/2020. Pelatih Agus Suyanto dkk pun kini fokus untuk mendongkrak mental bertarung Ersandrina Devega ‘’Caca’’ Salsabila cs.

‘’Mental bertanding anak-anak harus terus ditingkatkan, karena Pra-PON di GOR Bulungan Jakarta tinggal sepekan lagi. Kami akan bertolak dari Solo, Kamis (1/8) nanti,’’ kata pria yang juga guru SMAN 1 Surakarta itu, Selasa (30/7).

Try out melawan tim voli tuan rumah Ngawi, Jatim, Kamis (25/7) lalu, diharapkan menjadi salah satu pemacu semangat skuad Jateng. Pada pertarungan uji coba di Ngawi tersebut, Caca dkk menang telak, 3-0. Partai latih tanding ke luar kandang itu dinilai penting, mengingat dua kali partai persahabatan sebelumnya, mereka menghadapi lawan-lawan berat.

Saat menjamu tim Pra-PON DKI Jakarta di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Manahan, 2 Juli lalu, anak-anak Jateng kalah 3-1. Kekalahan 2-3 kembali ditelan ketika tim putri Jateng itu beruji coba lawan timnas voli ASEAN School Games (ASG) pada 11 Juli.

Lawan Tim Putra

Tim putri Jateng tersebut diperkuat lima pemain klub Vita Solo. Selain Caca, empat pebola voli lain Kota Bengawan dalam tim itu adalah Shindy Sasgia Dwi Yuniar Lisnawati,  Tias Maharani, Winda Ayu Aryadi dan Hanifah Tri Juwita.

‘’Saat ini kami perbanyak latihan games anak-anak, melawan para pemain putra Vita Solo. Karena tim yang setiap saat bisa jadi sparring partner, ya mereka,’’ tutur asisten pelatih Sutrisno.

Teknik bermain dan strategi juga berusaha terus dimatangkan. Menurut Agus, ada peningkatan dalam mengurai problem penerimaan bola pertama atau recieved, kendati progresnya bertahap. Sementara latihan kerapatan blok juga senantiasa diasah.

‘’Waktu TC sebelum Pra-PON memang relatif singkat. Lebih-lebih hingga saat ini awak tim belum kunjung komplet, karena beberapa pemain izin mengikuti tes masuk TNI. Tapi apapun yang terjadi, tim ini harus bisa meraih tiket menuju PON 2020,’’ tandas Agus yang juga Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengkot Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Solo.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here