KBM Terganggu Kabut Asap, Dampak Kebakaran TPA Putri Cempo

sampah-putri-cempo-terbakar-siswa-pakai-masker
TERGANGGU : Dua siswa SDN 2 Plesungan mengenakan masker saat beraktivitas di sekolah, Selasa (30/7). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.comKegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN 2 Plesungan di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, terganggu kabut asap dari kebakaran sampah TPA Putri Cempo di Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo. 

Di SDN 2 Plesungan, KBM langsung dihentikan dan siswa dipulangkan, setelah api dari kebakaran sampah membesar. 
Kepala SDN 2 Plesungan Sukatno mengatakan, pada Senin (29/7), siswa dipulangkan usai salat dzuhur. “Api kebakaran membesar. Kami tidak berani melanjutkan KBM, sehingga siswa dipulangkan. Khawatir konsentrasi belajar mereka terganggu asap,” katanya, Selasa (30/7). 

Dikatakannya, asap dari api yang membakar gunungan sampah TPA Putri Cempo tertiup angin ke perkampungan di sebelah utara TPA. Selain SDN 2 Plesungan, KBM di MI Salamah, serta pemukiman di Dusun Sulurejo juga terpapar kabut asap. 
“Kejadian seperti ini terjadi tiap musim kemarau. Sejauh ini, belum ada keluhan dari siswa maupun orang tuanya, terkait gangguan asap. Tapi kalau terus seperti ini, dikhawatirkan ada dampak di kemudian hari,” tuturnya. 

Menurutnya, KBM otomatis akan dihentikan jika ruang kelas sudah dipenuhi asap. “Kami hanya bisa berdoa, semoga anginnya tidak kencang. Kalau angin kencang, ya asap ke sini. KBM dihentikan, karena konsentrasi terganggu. Baunya busuk, asap juga membuat mata pedih,” lanjutnya. 

Dia menambahkan, pihak sekolah membagikan masker pada siswa yang belum mengenakan. Selain menghabiskan sisa stok masker dari kejadian tahun lalu, pihak sekolah juga mengajukan permintaan masker ke Puskesmas Gondangrejo. 
“Kalau total siswa di sini hanya 48 anak, plus sembilan guru. Tahun ini, siswa baru yang kami terima hanya 4 anak. Rencananya akan digabung ke SDN 3 Plesungan. Selain mengatasi kekurangan murid, jika jadi regrup, juga bisa menghindarkan anak-anak dari kabut asap. Letaknya jauh dari TPA,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here