Kebakaran TPA Putri Cempo Meluas, Sejumlah Wilayah Terdampak

tpa-putri-cempo-terbakar2
Kebakaran: Kebakaran sampah di TPA Putri Cempo Mojosongo belum juga bisa dipadamkan, Selasa (30/7). Petugas masih berupaya untuk memadamkan api yang membakar sampah dengan luas mencapai tiga hektare. (suaramerdekasolo.com/Ari Purnomo apl)

SOLO,suaramerdekasolo.com Kebakaran sampah di TPA Putri Cempo sampai Selasa (30/7)  belum juga bisa dipadamkan. Bahkan luas lahan yang terbakar semakin meluas dan diperkirakan lebih dari tiga hektare lahan terbakar. Para Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (PMK), BPBD dan relawan terus berupaya untuk memadamkan api yang terus meluas dan menjalar ke titik lainnya. 

Kabid Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta, Dono Tumpo mengungkapkan, sejak kemarin upaya pemadaman terus dilakukan. Mobil pemadam kebakaran juga terus ditambah untuk memadamkan api. 

“Kemarin dari Solo jumlah pemadam yang dikerahkan sebanyak sembilan mobil. Kemudian ditambah dari wilayah Karanganyar sebanyak empat mobil pemadam. Tapi api belum bisa dipadamkan,” kata Dono, Selasa (30/7).

Dono menambahkan, api justru semakin meluas ke sisi selatan dan juga utara. Dia memperkirakan luas lahan yang terbakar sudah lebih dari tiga hektare. Selain melakukan upaya pemadaman, petugas juga membasahi lahan yang belum terbakar. 

“Ini untuk melokalisir agar api tidak merembet semakin kuas lagi. Tadi sempat ada angin dan muncul api lagi,” bebernya. Dono menambahkan, yang menjadi kendala dalam upaya pemadaman adalah lokasi titik api yang terlalu jauh. Lokasi api berjarak lebih jurang 50 meter dari mobil pemadam.

tpa-putri-cempo-terbakar3

Pakai masker

Sehingga, untuk memadamkan api membutuhkan selang yang cukup panjang. “Lokasi kebakaran sangat jauh, bahkan ada titik api yang sampai 50 meter. Jadi ini yang menjadi kendala dalam pemadaman,” imbuh Dono. Selain itu, masih kata Dono, titik api juga berada di dalam tumpukan sampah. Sehingga, pemadaman tidak cukup dengan disiram air saja. Tetapi, ia harus menggunakan pipa yang bisa menembus tumpukan sampah.

Sementara itu, asap dari kebakaran mulai berdampak ke sejumlah wilayah di sekitar TPA. Salah satu wilayah yang ikut terdampak adalah di Plesungan, Karanganyar. Bahkan siswa dan guru di SDN 02 Plesungan terpaksa memakai masker.

Kepala SDN 02 Plesungan, Sukatno menyampaikan, dampak asap begitu dirasakan saat pagi hari. Saat pagi, asap begitu pekat sehingga cukup mengganggu. “Saat siang hari asap mulai berkurang. Kami, para guru dan murid juga harus menggunakan masker selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Tetapi, meski terdampak asap kegiatan belajar mengajar tetap seperti biasa,” katanya. (Ari Purnomo Apl)

tpa-putri-cempo-terbakar4

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here