Pilkada Solo 2020, Partai Golkar Dimungkinkan Gabung PDI Perjuangan

pilkada-solo-2020-partai-golkar
BAKTI SOSIAL :Kegiatan bakti sosial yang digelar DPD Partai Golkar bersama IIPG, Selasa (30/7). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

 

SOLO,suaramerdekasolo.com – Jelang setahun Pilkada Solo 2020, sejumlah partai politik kembali memanaskan mesin, setelah April 2019 pancal gas. Kali ini partai-partai mayoritas di Kota Solo sudah mulai melakukan pemanasan berupa perhitungan-perhitungan politik terkait pilkada.

Seperti yang dilakukan Partai Golkar Kota Surakarta yang mulai mengarahkan haluannya dalan perhelatan pemilihan Wali Kota -Wakil Wali Kota 2020-2025.

Wakil Ketua Bidang Pemilihan Umum DPD Partai Golkar Taufiqurrahman mengungkapkan ada dua pilihan yang muncul di jajaran partai yakni bergabung dengan PDI Perjuangan sebagai pemilik suara mayoritas dan kursi di Kota Solo. Atau Partai Golkar bergabung dengan koalisi besar yang sudah mulai diperbincangkan berisi PAN dan Partai Gerindra.

“Kalau dari perhitungan jumlah suara jelas di Solo PDI Perjuangan mendominasi. Mereka punya 30 kursi, sementara kita 3 kursi. Dari situ sudah jelas posisi partai kita dan dimungkinkan bisa bergabung ke sana,” papar Taufiq.

Sejumlah kader partainya juga banyak mendukung hal ini, dengan melihat komposisi perolehan suara dan kursi di DPRD Surakarta.

Terkait, opsi bergabung dengan koalisi besar dengan beranggotakan PAN dan Partai Gerindra. Taufiq mengungkapkan, ada sejumlah kader yang juga mengharapkan bergabung dalam koalisi ini, sehingga bisa mengusulkan kandidat cawali cawawali.

Namun demikian lanjut Taufiq, keputusan partainya, apakah merapat ke PDI Perjuangan atau koalisi besar tidak bisa ditentukan orang perorang. Tetapi mekanisme partai yang dipakai adalah melalui rapat pleno, bail yang digelar di tingkat DPD maupun DPW.

Paling cepat Oktober

Taufiq sendiri menegaskan, kepastian partainya merapat kemana belum bisa diputuskan dalam waktu dekat ini. Ia memperkirakan, keputusan Partai Golkar bisa diketahui usai pelantikan anggota DPRD Surakarta.
“Ya paling cepat Oktober 2019, ada kepastian Partai Golkar akan merapat kemana,”tegas Taufiq. (Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here