Belasan Siswa Pembolos Jalani Tes Urine Di Kantor Satpol PP

siswa-terjaring-razia-satpol-pp-surakarta
TERJARING RAZIA : Sebanyak 19 pelajar dari berbagai sekolah di Kota Solo terjaring razia Satpol PP, Kamis (1/8). Kegiatan ini akan terus dilakukan untuk menertibkan para pelajar yang berkeliaran saat jam kerja berlangsung. (suaramerdekasolo.com/Ari Purnomo Apl)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Belasan pelajar yang kedapatan membolos saat jam sekolah terjaring razia yang dilakukan oleh Satpol PP Surakarta, Kamis (1/8). Para pelajar tersebut ditangkap di sejumlah lokasi yang menjadi favorit untuk membolos. Selanjutnya, para pelajar digiring ke kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan dan pendataan. 

Kepala Satpol PP Kota Surakarta, Sutarja mengatakan, pihaknya akan rutin melakukan razia pelajar yang berkeliaran saat jam sekolah berlangsung. “Sejak kegiatan belajar mengajar dimulai lagi, kami sudah dua kali ini melakukan razia. Yang pertama kami berhasil menjaring 21 siswa dan kali ini ada 19 siswa,” terang Sutarja. 

Dalam kegiatan ini, Sutarja menambahkan, pihaknya juga menggandeng dari Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Solo. Hal ini ditujukan untuk melakukan pengecekan urine pelajar yang membolos. 

“Sekalian kami melakukan tes urine kepada para pelajar yang kedapatan membolos ini. Untuk memastikan mereka menggunakan narkoba atau tidak, semoga saja tidak,” katanya.

Selain melakukan tes urine, para pelajar juga diberikan pembinaan oleh petugas.  Pembinaan ini dilakukan dengan harapan para pelajar tersadar dan tidak mengulangi perbuatan membolos lagi. Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Surakarta, Junaedi mengatakan, pelibatan BNN sebagai komitmen dalam upaya pencegahan agar pelajar tidak menggunakan narkoba.

“Kami sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Satpol PP agar jika ada kegiatan, kami dilibatkan. Kemarin kami sudah melakukan tes urine terhadap 21 pelajar dan hasilnya negatif semua, dan ini kami juga melakukan tes urine 19 pelajar yang membolos,” ungkapnya. 

Setelah menjalani pembinaan, tes urine dan juga pendataan para siswa dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Satpol PP juga berharap orang tua selalu mengawasi setiap anaknya agar tidak melakukan tindakan yang melanggar. (Ari Purnomo Apl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here