Mahasiswa Wirausaha UNS Ditantang Jajal Ekspor

0
15
mahassiswa-wirausaha-uns-ditantang-jajal-ekspor
PAMERKAN PRODK : Sejumlah mahasiswa UNS yang menjadi wirausaha melalui Program Mahasiswa Wirausaha memamerkan produk mereka di kantor LPPM UNS. (suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindiya)

SOLO suaramerdekasolo.com Mahasiswa wirausaha mandiri di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ditantang untuk menjajal pangsa ekspor. Pasalnya, tahun ini, UNS diminta menyiapkan mahasiswa yang berwirausaha secara layak untuk difasilitasi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank untuk mengekspor produknya ke luar negeri.

“Penguatan pasar ekspor ini terutama untuk wirausaha di bidang ekonomi kreatif. Jaringan perguruan tinggi dan Eximbank akan memfasilitasi untuk penguatan pasar ekspor, ” kata Pembina Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPKWU) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Dr Eddy Tri Haryanto.

Eddy mengemukkan, pada 2018 lalu sebanyak 87 mahasiswa yang terpilih dalam seleksi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Mereka didanai oleh Universitas masing masing Rp 4 juta hingga Rp 8 juta per unit usaha untuk mengembangkan usahanya.

Dikemukakan, UNS selain mengembangkan diri menjadi research university, juga berupaya menjadi entrepreneur university. Selama lebih dari  UNS secara konsisten mencetak pengusaha melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Tahun 2018 kemarin, sebanyak 87 mahasiswa dari berbagai fakultas di UNS lolos memperoleh bantuan modal usaha yang totalnya mencapai Rp 580 juta.

Miliki penghasilan pokok

Ia mengatakan, peminat mahasiswa untuk mengikuti PMW relatif tinggi. Tahun 2018 kemarin, sekitar 400-an mahasiswa mendaftar untuk mengikuti PMW.

“Setelah kita seleksi, yang layak untuk mendapatkan dana bantuan modal terdapat 87 orang,” terang Eddy

PMW suatu program yang ditujukan pada mahasiswa untuk mengaktualisasikan dan mengembangkan usahanya, baik yang belum memulai ataupun sudah, agar lebih maju dan meningkat. Minimal, melalui usahanya mahasiswa sudah mampu memiliki penghasilan pokok. Lebih dari itu, mahasiswa juga bisa membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemikiran tentang berwirausaha sebagai pilihan terakhir harus dihapus, menjadi berwirausaha sebagai pilihan karir. (Evie Kusnindya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here