Terminal Tirtonadi Solo”Dikepung” Merah Putih

terminal-tirtonadi-solo-dikepung-bendera-merah-putih
PEMASANGAN BENDERA : Pengelola Terminal Tipe A Tirtnadi Solo, Jateng dan komunitas-komunitasnya bekerja sama memasang bendera merah putih mebyambut HUT RI. (suaramerdekasolo/ig.terminaltirtinadi)

 

SOLO,suaramerdekasolo.com – Sejak dijuluki sebagai terminal terbaik pelayanan dan fasilitasnya. Terminal dengan tingkat keamanan dan kenyamanan tertinggi di Indonesia. Baru sekali ini Terminal Tirtonadi atau sekarang Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta, Jateng dihias sebegitu rupa.

Apalagi hiasan yang terlihat kali ini adalah bendera merah putih yang jumlah tidak bijian, tetapi ratusan buah.
Bendera kebanggaan rakyat Indonesia ini dipasang di seluruh sisi terminal dari empat penjuru atas dan bawah bangunan.
Selama dua hari pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi dan komunitas yang ada didalamnya bergotong royong memasang bendera dwiwarna.

Bendera ditalikan di sebatang bambu lalu diatur berjajar, dan rapi mulai dari sepanjang pintu masuk terminal (sisi utara) di Jalan Ahmad Yani Solo, bahkan bendera dipajang di lantai atas terminal.

Bagi pengendara yang melintas di sekitar terminal akan merasakan kebanggan merah putih berkibar dimana-mana. Dan jadilah terminal di kawasan Gilingan, Banjarsari, Jateng di bawah kendali Dirjen Hubdar Kementerian Perhubungan RI dikepung sang saka merah putih.

Koordinator Satker Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta, Joko Sutriyanto membenarkan adanya pemajangan bendera-bendera ini.

Saat dihubungi suaramerdekasolo.com, Jumat (2/8), Joko menyampaikan pihknya masih mengkalkulasi jumlah bendera yang akan dipajang.

terminal-tirtonadi-solo-dikepung-bendera-merah-putih2

“Ini sedang dikalkulasi jumlahnya,” katanya.

Joko menyatakan, pemasangan bendera dalam jumlah massal ini merupakan bagian dari upaya terminal kebanggaan Wong Solo dan Jateng ini menyambut HUT RI 17 Agustus 2018 mendatang.

Dikatakan karena terminal kembali dijadikan pusat kegiatan masyarakat dalam menyambut hari jadi bangsa ini. Intinya terminal memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang dlakukan masyarakat tanpa mengganggu aktivitas inti di terminal.

“Ya artinya aktivitas terminal seperti naik turun penumpang yang naik bis, dan aktivitas keluar masuk bus tetap lancar, ” imbuhnya. (Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here