Siswa SMAN 1 Klaten Jadi Nasabah Bank Sampah

0
69
SMAN1-Jadi-Nasabah-Bank-Sampah
SETOR SAMPAH : Siswa SMAN 1 Klaten menyetorkan sampah ke Bank Sampah Tasaka Buntalan, Jumat (2/8).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – SMAN 1 Klaten Jateng menggiatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan, yakni dengan mengelola sampah terutama sampah plastik. Sejak Jumat (2/8), semua kelas di SMAN 1 Klaten telah menjadi nasabah Bank Sampah Tasaka, Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah.
Kegiatan dimulai pukul 13.00 sampai 14.30 dengan membersihkan lingkungan sekitar sekolah. Kemudian, siswa kelas X melakukan pemilahan sampah, mana yang bisa dijual ke Bank Sampah Tasaka, maka yang harus dibuang.

Sekitar pukul 14.00, petugas Bank Sampah Tasaka mendatangi sekolah dengan membawa kendaraan roda tiga untuk mengangkut sampah yang disetor oleh siswa. Siswa pun menimbang sampah plastik kresek dan plastik berbagai jenis, serta kertas dengan timbangan yang dibawa petugas bank sampah.

‘’Siswa kelas X SMAN 1 Klaten mulai menabung di Bank Sampah Tasaka, setiap kelas membuka rekening sendiri-sendiri. Total ada 12 kelas yang sudah membuka rekening pada petugas Bank Sampah Tasaka, Jumat (2/8),’’ kata pegiat Bank Sampah Tasaka, Tina Farida Mustofa.

Rencananya, menabung sampah akan rutin dilakukan oleh siswa di waktu selanjutnya. Hasilnya akan ditampung dalam rekening kelas. Dana yang terkumpul bisa dimanfaatkan untuk kegiatan siswa di masa mendatang.

Kegiatan meliputi orientasi dan pemantapan pengelolaan sampah komunitas bagi siswa kelas X SMAN 1 Klaten. Acara terselenggara bekerja sama dengan Stikes Muhammadiyah Klaten dan Bank Sampah Tasaka Buntalan.

‘’Hari ini, siswa membuka rekening masing-masing kelas, rencananya menabung sampah akan berlanjut pada minggu-minggu seterusnya. Bila siswa menyetor sampah, maka akan masuk ke rekening kelas masing-masing. Ini menjadi terobosan yang bagus dan menginspirasi sekolah lain,’’ ujar Tina Farida Mustofa.

Selain itu dilakukan sosialisasi tentang pemilahan dan pemanfaatan sampah dari dosen Stikes Muhammadiyah Klaten. Siswa juga diajak untuk melakukan pemanfaatan sampah plastik seperti tas kresek bekas belanja untuk pembuatan ecobrik dan polybag.(Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here