Dampak Kebakaran Sampah, Mobil Damkar Diminta Siaga Sekitar TPA Putri Cempo

tpa-putri-cempo-terbakar2
Kebakaran: Kebakaran sampah di TPA Putri Cempo Mojosongo belum juga bisa dipadamkan, Selasa (30/7). Petugas masih berupaya untuk memadamkan api yang membakar sampah dengan luas mencapai tiga hektare. (suaramerdekasolo.com/Ari Purnomo apl)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Mojosongo, Jebres, Solo sering terjadi pada musim kemarau. Seperti kebakaran yang terjadi, pada Senin (29/7), kebakaran yang diduga disebabkan karena gas metana ini menjadi perhatian sejumlah pihak terutama parlemen Solo.

YF Sukasno langsung tancap gas menuju lokasi kejadian kebakaran bersama Kepala Pemadam Kebakaran Kota Surakarta Gatot Sutanto, dan Kepala DLH Surakarta Sri Wardhani.
Dari hasil evaluasi kebakaran sampah di TPA Putri Cempo, YF Sukasno mengungkapkan, munculnya api di tengah-tengah sampah ini memang dipicu berbagai hal.

“Bisa saja, di tengah-tengah sampah itu ada korek gas, kardus yang masih bisa menimbulkan api di bawah terik matahari atau sebab lainnya, atau bisa penyebab-penyebab lainnya.”
Menurutnya, sistem pengolahan sampai masih menggunakan Open Dumping memiliki potensi besar terjadinya kebakaran sampah ini.
“Ya ini risiko pengelolaan sampah dengan sistem open dumping (pengelolaan sampah terbuka-red),” terang Sukasno.

Damkar siaga 


Politikus PDIP ini akan membawa persoalan kebakaran sampah ini ke komisinya yakni Komisi II. Dengan begitu, persoalan kebakaran sampah di TPA Putri Cempo yang bisa dibilang langganan ini bisa segera dicarikan solusinya dan menyudahi kerugian yang dialami pemkot dan khususnya warga atas kejadian ini. Dari pantauanya di lapangan, warga di sekitar lokasi TPA meminta mobil damkar disiapkan di sekitar TPA sehingga apabila terjadi kebakaran bisa cepat dipadamkan.

Kepala PMK Surakarta, Gatot Sutanto menambahkan, kebakaran terjadi karena adanya kandungan gas metana di bawah tumpukan sampah itu.

“Gas itu menguap dan terbakar karena panas. Selain itu ini kan musim kemarau, jadi mudah terbakar,” tandasnya. PMK Surakarta selalu siap siaga mencegah dan menanggulangi kebakaran di Kota Solo dan sekitarnya. Regu PMK siap dipanggi bila terjadi kebakaran dan perumahan, pabrik atau sampah.(Budi Santoso)

Editor : Nindya Achmadi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here