Panjat Tebing Rancang Sirkuit Solo Raya

0
19
sirkuit-panjat-tebing-solo-raya
BOULDER: Sejumlah pemanjat berusaha menyelesaikan jalur boulder di papan panjat Manahan Solo, pada Kejurnas Panjat Tebing beberapa waktu lalu.(saramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

 

*Guna Memacu Atlet-Atlet Muda

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Surakarta merancang penyelenggaraan sirkuit se-Solo Raya. Kejuaraan dengan salah satu sasaran peserta pelajar tersebut diharapkan dapat lebih memacu kemunculan atlet-atlet muda di lingkup  eks-Karesidenan Surakarta.

‘’Agendanya, sirkuit panjat tebing atau SPT itu digelar pada akhir Agustus ini. Tapi karena padatnya kegiatan lomba pada bulan lalu dan sebelumnya, ada kemungkinan diundur awal September. Yang jelas, kami segera rapat untuk merealisasi agenda itu,’’ kata Sekretaris Pengkot FPTI setempat, Yasin Tanaka, Senin (5/8).

Sirkuit itu sebenarnya merupakan kegiatan rutin panjat tebing se-Solo Raya. Namun pada beberapa tahun terakhir, pelaksanaannya sering tersendat. Padahal biasanya kalangan pelajar dan mahasiswa sering memanfaatkan ajang tersebut untuk beradu ketangguhan.

‘’Maka kami ingin memulainya lagi dari Solo. Papan panjat di kompleks Stadion Manahan yang kini sangat representatif bisa digunakan untuk memulainya kembali,’’ tambah Yasin.

Sosialisasi

Pengurus lain FPTI Surakarta, Marjiyanto ‘’Ipunk’’ Bialangi Kasim memperkirakan, minat para pemanjat muda di lingkup Solo Raya saat ini cukup besar. Dia menyebut, lomba yang digelar mahasiswa pecinta alam Exess di kampus Universitas Setia Budi Surakarta, beberapa waktu lalu, sebagai referensi.

‘’Pada lomba Exess itu, peserta dari wilayah Solo Raya lumayan banyak. Tapi memang butuh waktu untuk sosialisasi dan publikasi rencana SPT, dengan harapan jumlah pesertanya bisa maksimal,’’ tutur pria yang juga juri panjat tebing nasional tersebut.

Sejak digunakan kali pertama untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018, papan panjat yang berada di samping velodrome Manahan tersebut sudah beberapa kali dipakai untuk kegiatan regional maupun nasional. Kejurnas panjat tebing pada akhir November lalu, digelar di arena tersebut. Selanjutnya venue itu juga dipakai untuk ajang panjat tebing Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Rayon III Surakarta pada April silam, serta terakhir digunakan POM Provinsi Jateng pada akhir Agustus lalu.(Setyo Wiyono)

   Editor : Hartanto Gondes

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here