Reuni Akbar HI’90 UGM, Rela Cuti dan Pesen Tiket Jauh-jauh Hari

0
Reuni-Akbar-HI-90-UGM1
REUNI HI : Puluhan alumni Jurusan Hubungan Internasional, Fisipol UGM angkatan 90 menggelar reuni di Kampus Fisipil UGM Yogyakarta, 3-4 Agustus 2019.(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

YOGYAKARTA,suaramerdekasolo.com – Alumni Jurusan Hubungan Internasional angkatan 90 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (HI’90 Fisipol UGM) Yogyakarta menggelar reuni selama dua hari, 3-4 Agustus 2019. Sebanyak 40 alumni hadir dalam acara yang berlangsung di LPP Garden dan kampus Fisipol UGM.

Memang tidak mudah mengumpulkan alumni dengan berbagai profesi dan kesibukan. Tak heran bila reuni yang direncanakan sejak setahun silam itu, tidak bisa mendatangkan seluruh alumni meski panitia sudah berupaya semaksimal mungkin. Beberapa yang sudah memastikan hadir pun ada yang batal, karena berbagai alasan.

‘’Kami merencanakan reuni sudah sejak tahun 2018, satu demi satu alumni dihubungi. Beruntung, sebagian besar alumni ada di grup whatsapp sehingga lebih mudah. Kami sangat senang banyak yang datang, dari Medan, Papua, Kalimantan bahkan dari Eropa, semuanya ingin melepas kangen dan berbagai cerita,’’ kata Ketua Panitia, Nugroho Adibroto, Minggu (4/8).

Pada alumni mulai datang ke LPP Garden Yogyakarta Jumat (2/8) malam. Acara resmi dimulai Sabtu (3/8) pagi di Kampus Fisipol UGM yang kini berdiri megah, jauh berbeda dengan saat mereka masih belajar di sana. Dipandu Mas Edi, staf Fisipol dan mengunjungi ruangan jurusan HI, digital library (digilib) yang diresmikan Presiden Jokowi dan berfoto di semua sudut ruangan. Mereka juga sempat bertemu dengan dosen Muhadi Sugiono.


‘’Wah, jaman kami kuliah gedungnya Cuma dua lantai dan masih sederhana, sekarang menjadi megah. Kantinnya keren, begitu juga dengan fasilitas lainnya. Saat kami kuliah tahun 90-an, komputer belum banyak dan handphone belum ada. Sungguh berbeda,’’ kata Maya salah satu alumni.

Alumni Papua

Selanjutnya, rombongan menuju ke Gedung Pusat UGM terutama balairung yang merupakan satu-satunya bangunan di Kampus biru yang masih seperti dulu. Sayangnya, mereka tidak bisa berlama-lama di sana karena bersamaan dengan acara pertemuan orang tua mahasiswa baru, dan pelepasan guru besar yang meninggal dunia. Siang harinya, mereka menuju Ratu Boko untuk berwisata sembari lepas kangen.

Reuni-Akbar-HI-90-UGM2
‘’Lulusan HI banyak yang jadi pejabat dan orang penting di berbagai bidang, tapi saat berkumpul semua hanya ingat satu hal yakni kebersamaan saat kuliah dulu. Kami begitu akrab, meski banyak yang lupa nama tapi ingat wajah. Cerita masa dulu tidak ada habisnya, kami tertawa bersama mengingat kelucuan dan kekonyolan waktu itu,’’ ujar Nur Tri Sasongko, salah satu panitia.

Engel Elvi Wayoi, Asisten 3 Kabupaten Sarmi, Papua menyempatkan hadir terbang ke Yogyakarta demi bertemu teman-temannya, meski hanya bisa satu hari. Marina Sinaga dari Sumatera Utara juga cuti demi bisa melepas kangen, begitu juga salah satu Direktur Perundingan Bilateral Direktorat Jendral Perdagangan Internasional di Kementerian Perdagangan, Ni Made Ayu Martini juga hadir untuk tertawa lepas bersama sahabat-sahabatnya.

‘’Sangat menyenangan bisa bertemu dengan teman sebanyak ini dan tertawa bersama. Ini luar biasa di saat semua sudah sibuk dengan urusan masing-masing, ternyata masih banyak yang menyempatkan waktu untuk reuni,’’ ujar Made. Selain itu, masih banyak lagi alumni yang bekerja di berbagai instansi, dosen, wiraswasta, jurnalis hingga ibu rumah tangga.

Semuanya menanggalkan pekerjaan keseharian demi mengenang masa lalu yang indah. Tak ketinggalan Antonio Da Silva dari Timor Leste juga menyempatkan datang. ‘’Meski kita sudah beda negara, tapi persahabatan tidak memandang negara. Kebersamaan begitu indah, semuanya sangat berarti bagiku,’’ katanya.

Hari terakhir, rombongan mengunjungi kawasan wisata Malioboro dan festival seni jogja dan berramah tamah di Kongkalikong Cafe Taman Siswa. Usai seluruh acara, mereka berdoa, bersalaman dan berpelukan. Keharuan pun tak terhindarkan, sampai cowok pun menitikkan air mata bahagia. Mereka berharap, reuni bisa digelar lagi di waktu mendatang,(Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan