Rail Clinic Memberi Pengobatan Gratis di Atas Rangkaian KA

0
12
pengobatan-gratis-di-atas-kereta-Rail-clinic
PENGOBATAN GRATIS : Warga sekitar Stasiun Kemiri di Kecamatan Kebakkramat, mengikuti pengobatan gratis di atas kereta Rail Clinic, Selasa (6/8). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)
KARANGANYAR,  suaramerdekasolo.com. -Stasiun Kemiri yang berlokasi di Kecamatan Kebakkramat, Selasa (6/8) kedatangan rangkaian kereta istimewa, yakni Rail Clinic alias kereta kesehatan milik PT KAI.
Di stasiun tersebut, kereta yang dilengkapi berbagai alat kesehatan plus tenaga medis, melakukan bakti sosial pengobatan gratis pada masyarakat. Masyarakat sekitar stasiun bisa memeriksakan keluhannya di poli umum, gigi, kebidanan dan mata secara gratis, sejak pagi hingga siang di klinik berjalan tersebut.

Selain itu, sejumlah siswa SD juga diundang untuk naik ke kereta, mengunjungi Rail Library yang menjadi satu rangkaian dengan Rail Clinic. Mereka mendapat edukasi dan belajar tentang dunia perkeretaapian di perpustakaan berjalan tersebut.

Sebagian dari siswa yang diundang, yakni 35 siswa SDN 1 Nangsri dan 15 siswa SDN 4 Kemiri, juga mendapatkan kacamata gratis dalam kegiatan CSR-nya (coorporate social responsibility) PT KAI tersebut.
Mariyem, warga Nangsri yang ikut pengobatan gratis, mengaku baru kali ini mendapat pengobatan di atas rangkaian kereta api. “Saya sakit encok, juga pandangan mata buram. Baru kali ini diperiksa di atas kereta,” katanya sembari mengaku mendapatkan info pengobatan gratis di Rail Clinic dari kepala dusunnya.

Manajer Humas PT KAI Daops VI Eko Budiyanto menjelaskan, Rail Clinic dan Rail Library adalah rangkaian kereta rel diesel (KRD) yang dimodifikasi dan dilengkapi alat kesehatan dan sejumlah buku maupun bahan edukasi.
 
CSR PT KAI

“Rail Clinic ini ada empat unit. Tiga unit di Sumatra, 1  unit di Jawa. Tugasnya keliling ke berbagai lokasi, untuk memberikan pengobatan gratis dan edukasi pada masyarakat, sebagai bagian dari kegiatan CSR-nya PT KAI. Pekan ini, kebetulan Rail Clinic berada di Karanganyar dan Solo,” jelasnya.

Unit kereta tersebut, terkadang juga digerakkan saat terjadi bencana. “Biasanya kalau terjadi bencana, Rail Clinic beroperasi di atas rel yang terdekat dengan lokasi bencana,” imbuhnya.

Manajer Operasi PT KAI DAops VI Fitriyadi menambahkan, Rail Clinic yang beroperasi di Pulau Jawa merupakan generasi keempat. Tiga generasi pendahulunya beroperasi di wilayah Sumatra.

“Rail Clinic ini bergiliran mengunjungi daops-daops yang ada. Lokasi yang akan dikunjungi tergantung permintaan. Agustus ini, kebetulan berada di Karanganyar dan Solo. Setelah itu, bergeser ke daops lain,” tuturnya.

Khusus untuk Rail Clinic generasi keempat, lanjutnya, berbeda dengan generasi pendahulunya. Sebab untuk generasi keempat ini selain memberikan pelayanan kesehatan, juga terdapat perpustakaan untuk kegiatan edukasi. (Irfan Salafudin) 
 
Editor : Hartanto Gondes
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here