Wacana Penutupan Belum Diputuskan Lebih Jauh

flayover-palur-karanganyar2
LALU LINTAS : Kendaraan melintas di pelintasan kereta api di bawah fly over Palur. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

*Pelintasan KA Bawah Fly Over Palur

KARANGANYAR,  suaramerdekasolo.com – Wacana penutupan pelintasan kereta api di bawah fly over Palur, yang sempat mencuat beberapa bulan lalu, hingga kini belum diputuskan lebih jauh. 

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengajak semua pihak terkait untuk berembug, mencari titik temu atas hal tersebut, sebelum melangkah lebih jauh. 
Untuk diketahui, wacana penutupan pelintasan di bawah fly over terkait dengan rencana pemasangan wessel atau konstruksi rel untuk memindahkan jurusan jalan kereta api untuk operasional Stasiun Palur. 

Manajer Humas PT KAI Daops VI Eko Budiyanto mengatakan, sejauh ini belum ada pembicaraan lebih lanjut terkait wacana tersebut. 

“Yang jelas, perlu dibicarakan baik-baik, supaya semua bisa terakomodir. Rembugan dulu baik-baik, dengan pemuka masyarakat, dengan pemangku pemerintahan. Nanti akan dicari waktu terbaik untuk bertemu, berbicara,” katanya, di sela kegiatan CSR Rail Clinic PT KAI di Stasiun Kemiri, Kebakkramat, Selasa (6/8). 

Dikatakannya, belum ada keputusan final dari PT KAI terkait wacana penutupan pelintasan tersebut. “Masih perlu dikaji. Masih perlu dirembug. Kita bersabar dulu,” tuturnya. 

Yang jelas, wacana tersebut bukan kebijakan dari PT KAI, namun merupakan kebijakan dari Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, yang berkaitan dengan akan dioperasikannya jalur ganda kereta api atau double track. 

Penolakan

Wacana penutupan pelintasan kereta di bawah fly over Palur, memunculkan reaksi keras. Bupati Karanganyar Juliyatmono bahkan menyatakan penolakannya dan mengirimkan surat keberatan ke Presiden RI dan Gubernur Jateng. 

“Intinya, kami meminta agar pelintasan kereta di bawah fly over Palur tidak ditutup dan tetap difungsikan untuk jalur lalu lintas,” tandasnya saat itu. 

Dia berharap, semua pihak bisa duduk bersama untuk mencari solusi terbaik tanpa merugikan pihak tertentu. 
“Apalagi Palur ini wajah Karanganyar. Pintu masuknya Karanganyar. Saat proyek fly over ini dibahas dulu, saya belum pernah dengar soal rencana penutupan pelintasan di bawah fly over. Rencana penutupan muncul setelah proyek double track rampung. Mestinya pertimbangkan jalur ganda tanpa mengganggu kepentingan masyarakat lain,” tandasnya. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here