Acara Ngariung : Sudah Tertata Malah Dibubarkan Bupati

acara-ngariung-karanganyar
NGARIUNG – Upacara resmi berubah menjadi acara ngariung bersama di lapangan, Kamis.
KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Suasana riuh terjadi saat barisan peserta lomba yel-yel antardesa berlarian mendekat podium bupati Juliyatmono  dan forkompimda di Alun alun Karanganyar, Jateng, arisan yang sudah tertata bagus untuk upacara pembukaan pun bubar, karena semua peserta disuruh mendekat ke panggung.

Itulah yang terjadi. Padahal upacara sudah disetting resmi oleh Ketua Satpol PP Kurniadi Maulato. Namun saat tiba giliran sambutan Bupati, tiba-tiba Bupati memerintahkan pimpinan barisan, silahkan mendekat ke podium. Siapa yang bisa paling cepat.

Kontan pimpinan barisan langsung berlarian, bahkan ada yang naik ke podium merangkjul Bupati dan anggota forkompimda lainnya. ‘’Wis, wis, mudun kabeh. Semua sekarang mendekat ke podium, nggak usah pakai upacara baris resmi,’’ kata Bupati.

Seluruh peserta upacara  pun berlarian  mendekat ke podium. Jadilah upacara itu menjadi seperti acara ngariung, berkumpul bersama. Kasatpol PP yang menjadi komandan upacara pun memilih mundur bergabung dengan peserta upacara.
‘’Kita memang membuat lomba yel-yel kebangsaan, untuk menggelorakan semangat juang, rasa memiliki bangsa ini, karena ada sebagian kelompok kecil bangsa ini yang mencoba mengganti falsafah Pancasila dan NKRI.  Maka kita mencoba melawan dengan yel-yel itu,’’ kata Juliyatmono.

 Secara berurutan, mulai Bupati, Dandim,,Kajari, Ka PN, Kapolres dan Ka PN Agama bergantian meneriakkan yel-yelnya. Upacara yang diikuti wakil dari setiap kelurahan dan desa itu ditutup dengan yel-yel ‘’Hu…’’, ‘’Ja…..’’, ‘’Hahahaa….’’, yel tertawa bersama.

Bisa tertawa bersama itu menandakan kita sehat dan bahagia bersama, kata Bupati. Kurniadi Maulato menambahkan, yang dinilai dalam lomba yel-yel itu adalah semangat kebersamaan, kesempakan, dan inovasi kata-kata yel-yel tersebut. Sedangkan yel-yelnya terserah peserta, namun temanya tentang perjuangan bangsa.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here