Empat Tokoh Dihadirkan di PKKMB UNS

0
32
maba-uns-2019
Wakil Rektor I (paling kiri-Red) Prof Dr Ahmad Yunus dan Wakil Rektor III Prof Dr Kuncoro Diharjo memberikan keterangan tentang pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). (suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)
SOLO,suaramerdekasolo.com – Bertujuan membendung penyebaran paham radikalisme ke kampus,  Universitas Sebelas Maret (UNS)  Surakarta menghadirkan empat tokoh nasionalis pancasila dalam kegiatan program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan tersebut bakal digelar mulai hari ini hingga Minggu (18/8).
 
“Kami sengaja menghadirkan tokoh tokoh nasionalis dan keagamaan yang mendukung persatuan serta dasar negara Pancasila. Sebagai kampus Benteng Pancasila kami tak ingin ada paham radikalisme menyusup di kampus, ” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Kuncoro Diharjo. 
 
Ia mengemukakan, sebanyak 8.615 mahasiswa dari jenjang sarjana serta program vokasi akan menerima kuliah umum dari Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu serta dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada hari pertama. 
 
Acara diawali dengan Upacara Pelantikan Mahasiswa Baru serta Pembukaan PKKMB oleh Rektor UNS, Prof Jamal Wiwoho di halaman Gedung Dr Prakoso dan dilanjutkan dengan kuliah umum.
 
Adapun di hari kedua, digelar kuliah umum oleh Wakil Menteri Energi Sumberdaya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar PhD tentang Kebijakan Energi Indonesia dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. “Selain itu juga akan hadir Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj,” ungkapnya. Sedangkan di hari ketiga, mahasiswa baru disambut di fakultas masing-masing dan akan memperoleh materi tentang layanan akademik serta kemahasiswaan.
 
Dikemukakan, dalam Surat Keputusan Rektor UNS No. 685/ UN27/HK/2019 tentang PKKMB program sarjana dan diploma tahun 2019 UNS, bahwa dalam pelaksanaan PKKMB wajib mengikuti peraturan yang berlaku dan dilarang mengadakan tindakan pembodohan, kekerasan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
Selain itu tindakan-tindakan lain yang menyimpang dari norma etika dan tradisi akademik jiga dilarang. “Kegiatan dan materi PKKMB sepenuhnya bersifat akademik dan jadwal PKKMB setiap harinya dimulai pukul 07.00 hingga 16.00,” ujar Prof Kuncoro. 
 
Adapun jumlah mahasiswa yang mengikuti PKKMB tahun 2019 ini sebanyak 8.615 mahasiswa yang terdiri dari program Sarjana sebanyak 6.743 mahasiswa dan Vokasi sebanyak 1.872 mahasiswa.(Evie Kusnindya).
 
 
Editor : Hartanto Gondes
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here