Kades Termuda di Boyolali Dilantik, Angkat Nasib Peternak Ayam dan Penambang Pasir

0
DILANTIK- Kades terpilih Lemah Abang, Wonosegoro, Sapo saat dilantik di Pendapa Kabupaten Boyolali, Senin (12/8). Suaramerdekasolo-Ari Purnomo

BOYOLALI, suaramerdekasolo.com- Sebanyak 229 kepala desa (Kades) di Boyolali yang dilantik di Pendopo Ageng, Boyolali, Senin (12/8), ada kades termuda bernama Sapo. Pemuda berusia 26 tahun itu terpilih sebagai Kades di Desa Lemah Ireng, Kecamatan Wonosegoro. 

Meski sebagai Kades dengan usia yang terbilang sangat muda, Sapo siap bersaing dengan kades lainnya. Ia ingin mengeluarkan seluruh potensi di desanya yang selama ini belum bisa terkelola dengan maksimal. 

Sapo mengatakan, di Desa Lemah Ireng banyak potensi tersembunyi. Seperti peternakan, ayam petelur dan juga tambang pasir. Dengan jabatannya saat ini, Sopa akan menggerakkan warga masyarakat untuk bersama-sama membangun desanya. 

“Yang pertama saya ingin memajukan desa salah satunya dengan BUMDes. Ada banyak yang bisa dilakukan yakni dengan peternakan ayam, ayam petelur, bisa juga dengan pertambangan pasir. Selama ini belum terkelola dengan baik,” urai Sopa. 

Dengan adanya berbagai upaya yang dilakukan tersebut, Sopa optimis bisa mengembangkannya. Dan yang lebih lenting adalah keterlibatan warga masyarakat desa dalam memajukan pembangunan di desa. 

“Selama ini saya juga sudah melakukan berbagai pendekatan dengan para pemuda dan warga masyarakat di desa. Setiap ada hal, kita obrolkan bersama dan mencarikan solusi,” tandasnya. 

Hal ini juga sesuai dengan instruksi dari Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat saat sambutan dalam pelantikan. Said mengatakan, bahwa kepala desa baru harus mempunyai semangat metal Boyolali untuk membangun desa. 

Kepala desa jangan hanya melangkah dalam bekerja. Tetapi, sebisa mungkin harus berlari dalam membangun desanya. “Mari berlari untuk membangun desa di Boyolali. Jangan lupa semangat metal untuk membangun desa,” paparnya. (Ari Purnomo)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan