Menhan Ingatkan Mahasiswa Bahaya Paham Khilafah

0
38
KULIAH UMUM: Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat memberikan kuliah umum kepada 8.615 mahasiswa baru UNS di halaman Rektorat kampus setempat, Selasa (13/8).(Suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)
SOLO suaramerdekasolo.com – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) diminta mewaspadai ajakan maupun pengaruh terhadap pola pikir yang ingin merubah ideologi Pancasila. Imbauan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat memberikan kuliah umum kepada 8.615 mahasiswa baru UNS di halaman Rektorat kampus setempat, Selasa (13/8).
“Yang harus diwaspadai adalah serangan pada pola pikir masyarakat terutama generasi muda yang ingin merubah ideologi Pancasila. Metode ini dengan infiltrasi dalam bidang intelejen, agama, sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya,” tegasnya.
Menurut Menhan, serangan terhadap pola pikir itu sangat berbahaya. Sudah banyak negara yang hancur akibat pola pikirnya dipengaruhi agar menghancurkan dasar negara mereka. Ia mencontohkan negara-negara di Uni Soviet, serta di Timur Tengah.
Menurutnya,  Pancasila adalah Indonesia itu sendiri. Jika Pancasila sebagai perekat dihancurkan, maka Indonesia juga akan hancur. Oleh karena itu, ia meminta semua elemen masyarakat harus menjaga Pancasila yang merupakan rahmat untuk Indonesia. Dalam kesempatan itu Menhan juga mengemukakan mengenai paham radikal, khilafah hingga terorisme.
Ryamizard menegaskan khilafah tidak dapat diterima di Indonesia. Dia mengingatkan bahwa para mahasiswa itulah yang nanti bisa menyelamatkan Indonesia dari paham tersebut.
Dia juga menyampaikan mengenai bahaya paham khilafah jika terus berkembang di Indonesia.(Evie Kusnindya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here