Pensiunan Camat Kemusu Tes Rute Tour de Solo Raya

0
24
luwarno-Pensiunan-Camat-Kemusu
FOTO DIRI : mantan pensiunan Camat Kemusu, Boyolali. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

 

OLAHRAGA tak kenal usia. Hal itulah yang dijalani Luwarno. Pria 68 tahun tersebut hingga kini tetap setia bersepeda. Tak hanya jalur-jalur pendek, tetapi juga rute panjang dengan variasi turunan dan tanjakan.

‘’Bersepeda membuat orang jadi tetap bersemangat dan awet muda. Sebab yang tua dan muda tetap bisa berolahraga bersama,’’ kata dia.

Semangat itu pula yang membawa mantan pensiunan Camat Kemusu, Boyolali tersebut tak mau kalah dengan para pesepeda muda dalam persiapan menggelar Tour de Solo Raya, pertengahan September mendatang. Kakek sejumlah cucu yang lahir di Boyolali pada 14 Januari 1951 itu, tak mau absen dalam tes rute yang dilaksanakan Sabtu (10/8) lalu.

Tur yang akan diselenggarakan komunitas sepeda Gowes Bangsawan (Gobang) Solo Raya itu rencananya menempuh jarak sekitar 120 km. Start dari halaman Balai Kota Surakarta, melintasi wilayah Karanganyar termasuk lereng Gunung Lawu, serta finish di kawasan Solo Baru (Sukoharjo).

 ‘’Pada tes rute, saya pakai mobil karena dapat tugas bagian penyapu peserta yang tak kuat. Tapi saat lombanya nanti, saya akan ikut bersepeda lipat. Rute itu menantang,’’ ujar dia yang didapuk sebagai humas panitia.

Voli dan Renang

Luwarno memang suka olahraga. Ketika masih muda, suami Indriyati itu pernah menjadi awak tim voli Boyolali. Alumnus Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) tahun 1982 itu juga sempat menggeluti tenis lapangan. Namun akibat langkah kakinya tak lagi gesit, setelah pensiun camat dia meninggalkan lapangan tenis.

‘’Kalau renang tetap aktif, karena untuk menjaga kebugaran,’’ tutur warga RT 1 RW 3 Banyudono, Boyolali itu.

Mengawali karier sebagai tenaga honorer pada 1974, Luwarno lalu diangkat sebagai PNS di Kawedanan Simo pada 1978. Setelah lulus APDN, bapak tiga anak itu lalu berdinas di Kecamatan Banyudono dan menjadi Kassubbag Ketertiban Umum Kabupaten Boyolali.

Pada 1985, dia dipercaya sebagai Mantri Polisi Kecamatan Ampel, selanjutnya Sekwilcam Ampel (1986), serta bergeser jadi Sekcam Ngemplak (1993). Jabatan camat dia jalani di tiga wilayah, di Kecamatan Sambi (1998), Camat Selo (2001) dan terakhir Camat Kemusu, hingga pensiun.(Setyo Wiyono) 

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here