Buntut Pelantikan Mundur, Pidato RAPBN Diikuti DPRD Lama

0
23
pelantikan-dprd-klaten
RAPAT PARIPURNA: DPRD Kabupaten Klaten menggelar rapat paripurna perubahan kegiatan DPRD di Badan Musyawarah. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Pidato penyampaian nota keuangan dan RAPBN 2020 yang akan disampaikan Presiden pada 16 Agustus akan diikuti DPRD Kabupaten Klaten yang lama. Pasalnya, DPRD baru hasil Pemilu baru akan dilantik tanggal 22 Agustus.

Dijelaskan Kasubag Persidangan dan Risalah Sekretariat DPRD Kabupaten Klaten, Heru Purwantoro, khusus untuk kegiatan rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan tanggal 16 Agustus, pesertanya masih DPRD lama periode 2014-2019.
” Yang kita undang DPRD lama dan DPRD baru belum bisa sebab belum dilantik,” katanya, Rabu (14/8).

Menurutnya meskipun DPRD lama semula akan habis masa jabatannya tanggal 12 Agustus tetapi karena ada Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2018, ketentuan akhir masa jabatan berubah. Masa jabatan tidak habis tanggal 12 Agustus tetapi sesuai pasal 27 ayat 1 PP tersebut dijelaskan habisnya masa jabatan DPRD lima tahun itu terhitung sejak pengucapan sumpah janji dan pada saat DPRD baru mengucapkan sumpah janjinya.

Dengan demikian karena pelantikan tanggal 22 Agustus maka masa jabatan DPRD lama baru akan berakhir tanggal 22 Agustus.
Oleh karena itu agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden di depan Dewan Perwakilan Rakyat, di Gedung MPR-DPR RI yang disiarkan di daerah tetap diikuti DPRD lama. Hal itu tidak masalah sebab dasar hukumnya kuat.

Heru menambahkan, guna persiapan pelantikan sekretariat DPRD sudah mengirimkan surat usulan pemberhentian ke Gubernur melalui Bupati. Kelengkapan dan syarat pelantikan sudah dilengkapi dan petugas yang akan melantik sudah dikoordinasikan. Perubahan kegiatan itu sudah disepakati di hasil Bamus dan perubahan sudah dirapatkan paripurna. (Achmad H)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here