Raih Juara 1 Tingkat Propinsi, Pusur Institute Wakili Jateng Melaju Ke Tingkat Nasional

0
35
pusur-institute

KLATEN,suaranerdekasilo.com– Pusur Institute menerima penghargaan sebagai Juara Pertama Lomba Komunitas Peduli Sungai 2019 sehingga berhak mewakili Jawa Tengah maju ke loma Komunitas Peduli Sungai Tingkat Nasional.

Penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Lapangan Simpang Lima Semarang dan diterima oleh Ketua Pusur Institute, Aris Wardoyo. Lomba ini diikuti oleh 5 komunitas sungai di Jawa Tengah yang menyajikan program-program pelestarian sungai.

Pusur Institute yang beraktivitas di Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Pusur akhirnya berhasil meraih nilai tertinggi 84,69 dari nilai presentasi dan hasil kunjungan lapangan. Aspek bagaimana komunitas bisa mendorong keterlibatan dan menggerakkan pemangku kepentingan menjadi nilai penentu.

Sebelumnya, Pusur institute meraih Juara I untuk wilayah Solo Raya dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Bengawan Solo, awal Juni lalu. Prestasi itu berbarengan dengan peringatan Hari Jadi Klaten yang ke-215.

Ketua Pusur Institute, Aris Wardoyo menjelaskan, anggota komunitas berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Pemdes Wangen, Pemdes Polan, Pemdes Keprabon, Pemdes Pundungan, Pemdes Kwarasan, Pemdes Mriyan-Kecamatan Taman Sari Kabupaten Boyolali, Pemerintah Kecamatan Polanharjo, juga LSM setempat seperti Lembaga Pengembangan Teknologi Perdesaan (LPTP), Lestari, dan Gita Pertiwi.

Tanggungjawab Bersama

Selain itu, pemuda Karang Taruna yang tergabung di komunitas pengelola River Tubing baik RTPA maupun Watu Kapu, komunitas Paguyuban Bank Sampah Semut Harjo (Semangat memungut sampah), Kelompok Ternak Desa Mundu-Kecamatan Tulung, Kelompok Pengelola Anggrek, Kelompok Sekar Dewani, Kelompok Wanita Tani Margo Mulyo, Fahutan INSTIPER Yogyakarta, universitas, pihak swasta dan masyarakat sekitar di bantaran sungai.

“Pusur Institute merupakan wadah kolaborasi semua pemangku kepentingan sebagai pelestari sungai, Kami mengapresiasi PT Tirta Investama (Aqua) yang mendampingi dan memfasilitasi komunitas agar terus berkontribusi dalam upaya pelestarian ekosistem sungai,” kata Aris. 

Terpisah, Kepala Pabrik Aqua Klaten, I Ketut Muwaranata menegaskan, Kelestarian lingkungan dan ekosistem sungai adalah tanggung jawab bersama, sinergi dalam mengelola Sungai Pusur di Pusur Institute patut mendapatkan dukungan dari semua pihak.

PT TI mengembangkan program Pusur Lestari dengan mengelola kawasan hulu yakni upaya pengembalian degradasi ekosistem melalui penanganan konservasi tanah dan air. Program ini dilakukan di 6 desa wilayah hulu Sub DAS Pusur.

Untuk wilayah tengah fokus pada penanganan sampah rumah tangga dan limbah cair dan mendirikan Sekolah Lapang Petani. Di hilir dititikberatkan pada pemanfaatan air untuk irigasi pertanian dan perikanan.(Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here