Anak Kasatreskrim Polres Pekalongan Tewas Mengenaskan Tersambar Kereta

0
79
anak-kasat-reskrim
FOTO ILUSTRAS/infocegatansolo
 
*Asyik Swafoto Di Atas Rel,
 
SOLO,suaramerdekasolo.com – Asyik berswafoto bersama tiga temannya, Petrik Finto (14) tewas tersambar kereta api yang tengah melintas di Purwosari, Laweyan, Solo, Sabtu (17/8) malam WIB. Jasad putra bungsu dari Kasatreskrim Polres Pekalongan, Polda Jateng, AKP Supardi ditemukan tergeletak di bawah jembatan dengan luka yang cukup parah.
 
Kanitreskrim Polsek Laweyan, Iptu Salman Farizi membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. Salman mengungkapkan, putra dari mantan Kanitreskrim Polsek Banjarsari itu tewas saat berswafoto bersama teman-temannya di atas rel di wilayah Purwosari.
 
Salman mengatakan, kejadian berawal ketika siswa SMP itu berswa foto di atas rel. Saat tengah mengambil foto dan video, sekitar oukul19.45 WIB tiba-tiba dari arah timur melaju kereta api Gajayana jurusan Malang-Jakarta. 
 
“Saat berswafoto itulah melintas kereta api dari timur. Korban ini bersama tiga temannya berusaha menyelamatkan diri. Mereka berlari ke arah barat, ketiga teman korban ini melompat dan berhasil selamat,” terang Salman, Minggu (18/8). 
 
Tetapi, Salman melanjutkan, saat korban juga berusaha menyelamatkan diri tubuhnya terserempet kereta yang melintas. Korban selanjutnya terseret hingga sejauh lebih kurang 50 meter dari lokasi korban terseret
 
Nekat Berswafoto
 
“Jasad korban terjatuh di bawah jembatan dengan kedalaman lebih kurang 2,5 meter. Jasad korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit,” katanya. 
 
Saat ditemukan, kondisi jenazah sangat mengenaskan. Beberapa luka di kepala dan kedua kaki korban patah akibat benturan. 
 
Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop VI, Eko Budiyanto mengatakan, selama ini memang banyak warga yang nekat berswafoto di area terlarang. Seperti di perlintasan kereta dan kawasan berbahaya lainnya.
 
“Sebenarnya sudah ada papan larangan, tetapi warga masih nekat masuk ke daerah larangan tersebut. Kami juga sudah mengimbau kepada warga agar tidak berswafoto di daerah terlarang,” katanya. (Ari Purnomo Apl)
 
Editor : Hartanto Gondes
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here