Bikin Decak Kagum Upacara Kemerdekaan Diwarnai Aksi Menarik Mobil dengan Gigi

atraksi-tarik-mobil-dengan-gigi
MENGGUNAKAN GIGI : Seorang pesilat menarik sebuah mobil dengan menggunakan giginya seusai mengikuti upacara bendera Hari Kemerdekaan ke-74 RI di Stadion Pringgondani, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (17/8). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)
 
WONOGIRI,suaramerdekasolo.comUpacara bendera Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia di Stadion Pringgondani, Kabupaten Wonogiri diwarnai atraksi-atraksi menarik dari berbagai perguruan bela diri, Sabtu (17/8). Salah satu yang menyita perhatian adalah aksi menarik sebuah mobil hanya menggunakan gigi.
 
Seorang atlet dari perguruan pencak silat Bayu Putra, Esa unjuk kebolehan dengan menarik sebuah mobil. Dia tidak memakai tangan, melainkan hanya menggunakan giginya untuk menarik mobil sejauh beberapa meter di depan tribun kehormatan. Alhasil, aksi atlet asal Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri itu mengundang decak kagum hadirin.
 
Perguruan bela diri lainnya tidak mau kalah. Salah satunya perguruan pencak silat Anak Naga. Mereka memeragakan gerakan-gerakan silat yang akan diikutsertakan dalam perlombaan tingkat nasional. “Kami memeragakan silat yang akan diikutkan dalam Pekan Olah Raga Mahasiswa Nasional (Pomnas) di Jakarta 19-23 September mendatang dan Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) di Aceh 24-31 Agustus mendatang,” kata pembina perguruan pencak silat Anak Naga Wonogiri, Eko Budi Santoso.
 
Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Wonogiri Haryanto menerangkan, Upacara bendera Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia di Stadion Pringgondani itu memang dimeriahkan dengan atraksi dari berbagai perguruan bela diri di Kecamatan Wonogiri. “Ada atraksi menarik mobil dengan gigi, memecahkan balok, mematahkan besi, dan gerakan-gerakan bela diri dari masing-masing perguruan,” katanya.
 
Beberapa perguruan bela diri yang tampil, antara lain Anak Naga, Tapak Suci, Tarung Derajat, Inkai, Persinas Asad, Persaudaraan Setia Hati Terate, Persaudaraan Setia Hati Winongo, dan sebagainya. “Tujuannya untuk mempererat dan menyatukan seluruh perguruan bela diri. Pertunjukan bela diri itu mengusung tema “Siap Berprestasi, Bela Diri, Bela Bangsa”,” terangnya.
 
Lomba Defile
 
Adapun Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo bertindak selaku inpsektur upacara bendera. Upacara juga dihadiri Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M Heri Amrulloh, Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Ketua DPRD Wonogiri Setyo Sukarno, dan para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimpda) Wonogiri.
 
Selain atraksi bela diri, upacara juga dimeriahkan dengan lomba defile antarpeserta upacara. Juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp 5 juta, peringkat dua mendapatkan Rp 3 juta, dan peringkat tiga mendapatkan Rp 2 juta. “Juara juga akan menerima piala dan uang pembinaan dari Bupati Wonogiri,” imbuhnya. (Khalid Yogi)
 
Editor : Heru Susilo
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here