Gayeng, Bupati Ikut Memakai Dadak Merak Bikin Kejutan saat Pawai

0
36
pawai-peringatan-hut-ri
MENYALAMI PENONTON : Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo menyalami penonton saat mengikuti pawai peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Minggu (18/8). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)
WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo memberi kejutan saat mengikuti pawai peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Minggu (18/8). Dia memakai dadak merak yang digunakan dalam kesenian reog.
 
Saat itu, peserta dari Kelurahan Kaliancar menampilkan kesenian reog. Ketika peserta dalam perjalanan, Bupati masuk dalam rombongan lalu mengenakan dadak merak dan berjalan mengikuti iring-iringan pawai. 
 
Sesampainya depan panggung kehormatan di Desa Jaten, pria itu melepas dadak merak yang diusungnya. Para penonton tidak menyangka, orang yang mengusung dadak merak itu adalah Bupati. Selanjutnya, dia menyalami dan berfoto bersama para penonton dan peserta pawai.
 
Camat Selogiri Sigit Purwanto mengatakan, pawai diikuti sebelas desa/kelurahan di kecamatan tersebut. Selain itu diikuti sekolah-sekolah, dinas/instansi, dan lembaga-lembaga lain di Kecamatan Selogiri. Pawai berlangsung sangat meriah. Alhasil, acara yang semula diperkirakan selesai pukul 11.00 WIB, ternyata berlangsung hingga pukul 13.00 WIB.
 
Penampilan Terbaik
 
Para peserta berusaha menampilkan yang terbaik. Contohnya, dua peserta dari Kelurahan Kaliancar yang mengenakan egrang sehingga tampak lebih tinggi empat meter. Adapun peserta dari Desa Jaten menampilkan drama yang menceritakan tentang penangkapan seorang pengedar Narkoba. Drama itu menyisipkan pesan mengenai bahaya Narkoba.
 
Adapun Desa Kepatihan menampilkan berbagai hasil bumi. Mereka mengampanyekan pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanami berbagai sayuran dan tanaman-tanaman produktif lainnya.
 
Karnaval budaya dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI juga diadakan Kecamatan Wonogiri. Camat Wonogiri Teguh Setiyono mengungkapkan, karnaval mengambil start dari Lapangan Sukorejo dan finish di Alun-alun Kabupaten Wonogiri.
 
Karnaval di Kecamatan Wonogiri bahkan berlangsung sampai sore hari karena banyaknya peserta yang ikut. Perlu diketahui, pawai atau karnaval dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kabupaten Wonogiri diadakan di setiap kecamatan. Mereka menampilkan berbagai keunggulan, potensi, dan keunikan di daerahnya masing-masing. (Khalif Yogi)
 
Editor : Budi Sarmun
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here