Bupati Wonogiri Terima Bintang Veteran dari LVRI

bintang-veteran-ri
BINTANG VETERAN : Ketua DPD LVRI Jateng Kol Purn MA Munajat (kiri) menyematkan Bintang Veteran kepada Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo di pendapa Kabupaten Wonogiri, Senin (19/8). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)
WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo menerima Bintang Veteran dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di pendapa kabupaten tersebut, Senin (19/8). Bintang Veteran itu baru pertama kali diberikan di Wonogiri.
 
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LVRI Jawa Tengah Kol Purn MA Munajat mengatakan, bintang tersebut diberikan kepada warga negara Indonesia yang telah memberi atensi, bantuan dan peduli terhadap organisasi LVRI. “LVRI Wonogiri sebelumnya telah mengajukan usulan karena Bupati Wonogiri dirasa sangat membantu dan besar manfaatnya bagi LVRI,” katanya.
 
Usulan itu selanjutnya diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LVRI. Usulan tersebut memenuhi kriteria dan kemudian disetujui untuk pemberian Bintang Veteran. 
 
Bintang Veteran baru pertama kali diberikan di Wonogiri. Sementara itu hanya ada beberapa orang yang menerimanya di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Penerima bintang tersebut, antara lain Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Bupati Tegal, Bupati Batang, Bupati Pekalongan, Bupati Kendal, dan Bupati Temanggung.
 
Dengan diberikannya Bintang Veteran, Bupati telah menjadi bagian dari keluarga besar LVRI. Dia berharap dukungan untuk program-program yang akan dilaksanakan LVRI menjadi lebih kuat. “Kami punya program penanaman jiwa semangat juang ’45,” katanya.
 
Program tersebut diterapkan untuk para siswa dari SD, SMP, SMA, perguruan tinggi dan para pemuda. Nilai-nilai perjuangan Indonesia tidak hanya diajarkan melalui buku-buku pelajaran, tetapi juga disampaikan secara langsung oleh para pelaku sejarah.
 
Pembekalan Dari Veteran
 
Dengan demikian, generasi muda tidak sekadar mengetahui sejarah, namun juga menghayati. Para pelaku sejarah yang bertindak sebagai narasumber itu diharapkan mampu menumbuhkan suasana kebatinan, sehingga tertanam rasa nasionalisme dan patriotisme yang lebih dalam. 
 
Dia menerangkan, para veteran pada akhirnya tidak lagi berada di garis depan, tetapi lebih berperan mendorong generasi muda. Oleh sebab itu, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan pemerintah agar menyiapkan para tenaga pengajar untuk menerima pembekalan dari para veteran. “Kami membentuk tim sosialisator, diharapkan dapat ditularkan ke murid-murid,” ujarnya.
 
Sementara itu, Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengatakan, generasi mudah jangan sampai kehilangan sejarah kolektif mengenai perjuangan bangsa. Pemkab juga telah menerapkan kebijakan untuk menciptakan Sumberdaya Manusia (SDM) yang unggul. Yakni dengan menerapkan kebijakan sekolah gratis dan akan menggelontorkan dana untuk seragam sekolah gratis. (Khalid Yogi)
 
Editor : Budi Sarmun 
 
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here